EFEK PSIKOLOGIS TRADISI SILATURRAHIM

Feb 12, 2026 - 17:26
 0  1
EFEK PSIKOLOGIS TRADISI SILATURRAHIM

Tradisi silaturrahim di negeri ini biasanya terjadi secara besar-besaran pada momentum Idul Fitri. Meskipun tradisi silaturrahim sendiri dalam Islam tidak hanya dikenal pada momen-momen tertentu seperti Idul Fitri. Fenomena tradisi silaturrahim ini sangat unik dan menarik untuk diamati. Dari perilaku yang terkecil seperti berkunjung kerumah tetangga hingga fenomena mudik tahunan untuk bersilaturrahim kepada sanak saudara di kampung halaman. Inilah fenomena unik dan menarik di negeri ini untuk dicermati baik dari aspek psikologis, ekonomi, budaya, sosiologis sampai pada tingkat kriminalitas.

Apabila dicermati dari sudut pandang psikologi ada beberapa manfaat psikologis yang bisa ditimbulkan oleh tradisi silaturrahim itu sendiri. Beberapa manfaat psikologis dari perilaku dan tradisi silaturrahim itu antara lain: Pertama, timbulnya perasaan Bahagia antara kedua belah pihak. Baik pihak yang berkunjung maupun pihak yang dikunjungi. Perasaan senang ini memang bersifat subjektif pada setiap orang. Iitulah efek psikologis positif yang terjadi sebagai akibat perilaku silaturrahim. 

Kedua, kebermaknaan. Ketika melakukan proses silaturrahim maka ada sesuatu yang bermakna dan berarti yang bisa kita peroleh. Sebut saja ketika berkunjung kepada orang-orang yang dituakan maka kita bisa menggali pelajaran bermakna dari mereka. Pelajaran tentang kebijaksanaan dan kesederhanaan nilai hidup.

 Ketiga, mengasah kecerdasan interpersonal. Momen silaturrahim merupakan saat yang tepat untuk mengasah kecerdasan dalam menjalin hubungan baik dengan orang lain.

 Keempat, melatih kecerdasan intrapersonal. Pertukaran informasi yang terjadi ketika proses silaturrahim membuat seseorang mampu secara sadar membandingkan dirinya dengan orang lain. Kecerdasan intrapersonal yang lebih akrab dikenal dengan kemampuan introspeksi diri menjadi terpicu dengan adanya tukar menukar informasi karena proses silaturrahim.

 Kelima, dukungan psikososial dan proses katarsis. Dukungan psikososial secara sederhana berarti pemberian dukungan psikologis dalam bentuk interaksi sosial. Contoh sederhana seseorang yang meluapkan "uneg-unegnya" kepada orang lain mengenai kesukaran hidup yang dialaminya. Sehinga terjadi pelepasan muatan emosi negatife dan membuat kondisi psikologis orang tersebut menjadi nyaman. Dari sana kemudian efek psikologis muncul yang memicu manusia sehat secara psikologis, sosiologis, fisik, dan bahkan materi.

~Sumber: https://www.kompasiana.com/slametsofyan/efek-psikologis-silaturrahim

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali