SEMANGAT KHIDMAH HINGGA AKHIR HAYAT
Ustadz Nahdlor Tsana’i dikenal sebagai sosok alumni senior Pondok Pesantren Sidogiri, yang senantiasa bersemangat dalam mengabdi. Hampir seluruh waktu dalam keseharian beliau, dipergunakan untuk khidmah seperti mengajar, mengisi majelis ilmu, serta kegiatan dakwah dan tugas kepengurusan di Pondok Pesantren Sidogiri (PPS).
Berkat ketekunan dan semangatnya dalam menjalankan tugas, Ustadz Nahdlor -begitu ia akrab disapa- kerap diamanahi untuk mengurus berbagai instansi di PPS termasuk LAZ Sidogiri. Beliau tercatat pernah menjabat sebagai Dewan Pengawas Syariah LAZ Sidogiri selama lima tahun yakni tahun 2014 hingga 2019.
Kesibukan sebagai guru serta dai kondang dengan jadwal pengajian yang padat, tidak menghalangi Ustadz Nahdlor untuk aktif menjalankan tugas di LAZ Sidogiri. “Beliau selalu menyempatkan diri untuk piket di kantor sesuai jadwal, serta menyelesaikan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab.” Ucap M. Muhdor selaku sahabat serta rekan Ustadz Nahdlor.
Salah satu kenangan yang begitu membekas, lanjut Muhdor, ialah momen saat ustadz Nahdlor mengingatkan sahabat Khidmah untuk menjadi contoh bagi masyarakat dalam kedermawanan. “Kalau kita sendiri belum belajar menjadi dermawan, bagaimana orang lain mau mengikuti ajakan kita?” begitu kata Muhdor menirukan ucapan Beliau.
Dalam banyak kesempatan saat ditanya apa kiat agar selalu semangat berkhidmah, beliau menjawab bahwa itu semua berasal dari rasa ingin taat pada guru. Saat diberi tugas entah sebagai pengajar, pengurus instansi pesantren, maupun hal-hal lain, beliau anggap tugas tersebut sekaligus sebagai perintah dari Masyayikh untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Hal itu lah yang membuat beliau selalu bersemangat untuk bisa menjalankan tugas dengan baik serta istikamah. Terbukti hingga menjelang akhir hayatnya meski dengan kondisi tubuh kurang sehat, Ustadz Nahdlor masih aktif mengikuti kegiatan yang membutuhkan kehadiran beliau. “Beliau sampai menjelang wafat masih aktif mengisi kajian bakda shalat subuh bersama para alumni, sungguh tugas yang tidak mudah dengan kondisi kesehatan beliau saat itu,” ungkap Muhdor.


