SEMARAKKAN GERAKAN DAKWAH NASIONAL

Jan 25, 2026 - 13:57
 0  6
SEMARAKKAN GERAKAN DAKWAH NASIONAL

Dakwah adalah jalan hidup Baginda Nabi ﷺ dan setiap umat Islam. Hal ini merupakan perintah langsung dari Allah ﷻ, sebagaimana termaktub dalam ayat al-Quran yang artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku: mengajak (seluruh manusia) kepada Allah ﷻ dengan bukti yang nyata. Mahasuci Allah dan aku tidak termasuk golongan orang-orang musyrik.” (QS. Yusuf: 108)

Dalam ayat di atas diterangkan bahwa Allah memerintahkan Nabi-Nya supaya mendeklarasikan bahwa beliau beserta seluruh pengikutnya diperintahkan oleh Allah ﷻ untuk berdakwah, mengajak seluruh manusia, ke jalan Allah ﷻ, yakni masuk ke dalam agama Islam. Adapun terhadap mereka yang sudah Islam, maka bentuk dakwahnya adalah mengajak untuk terus meningkatkan kualitas keislamannya. Karena itu, dengan demikian berarti setiap umat Islam memikul kewajiban untuk berdakwah, menurut kadar kemampuan dan kapasitas mereka masing-masing.

Berdakwah pada dasarnya berbeda dengan mengajar apalagi berfatwa. Berdakwah itu adalah mengajak orang pada kebaikan-kebaikan universal dengan cara yang baik, tanpa adanya kekerasan apalagi pemaksaan. Karena itu sebenarnya setiap orang bisa terlibat dalam aktivitas dakwah ini, sebab dakwah bisa dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, dan dimulai dengan yang paling mudah, kepada komunitas yang paling dekat dengan kita, misalnya keluarga, kerabat, tetangga, teman, dan seterusnya.

Nah, kompleksitas masyarakat modern dewasa ini meniscayakan dilakukannya dakwah Islam secara massif, di berbagai elemen masyarakat yang berbeda-beda, dengan latar belakang, kultur dan budaya yang berbeda-beda, tingkat pendidikan dan pengetahuan yang berbeda-beda pula. Hal ini tentu tidak mungkin jika hanya ditangani oleh para kiai, ustadz, atau juru dakwah saja. Hal demikian karena masing-masing elemen masyarakat memiliki karakteristik mereka sendiri, yang jelas berbeda atau bahkan bertolak belakang dengan masyarakat yang lain.

Jadi, di kalangan masyarakat awam dengan berbagai jenis dan latar belakang mereka yang berbeda-beda, mulai dari petani, nelayan, kaum pedalaman di hutan, pegunungan, harus ada dai-dai yang masuk ke wilayah mereka. Di kalangan masyarakat perkotaan dengan aneka ragam dan kompleksitas mereka, termasuk kalangan artis, juga harus ada dai-dai yang bisa merangkul mereka. Di kalangan anak-anak muda yang sedang labil juga demikian. Demikian pula yang tak kalah kompleksnya adalah dakwah di dunia maya, yang juga memiliki karakter yang benar-benar berbeda dengan dunia nyata, juga harus ada dai-dai yang terjun ke dalamnya.

Melihat fakta tersebut, tentu tidak mungkin jika beban dakwah hanya dipikul oleh segelintir orang saja, karena yang jelas mereka tidak mungkin menguasai medan, bahkan tidak mungkin satu orang bisa masuk ke berbagai medan yang berbeda-beda, mengingat waktu, tenaga, dan sumber daya yang terbatas. Nah, untuk itu, maka semua umat Islam harus memiliki kesadaran untuk berdakwah di komunitas masing-masing, mengajak komunitasnya untuk menjadi lebih baik lagi. Jika hal ini dilakukan, maka apa yang kita sebut sebagai gerakan dakwah nasional benar-benar akan terwujud dengan nyata.

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali