Tentang Fidyah
Fidyah berasal dari kata fadaa yang berarti menebus atau mengganti. Dalam syariat Islam, fidyah merupakan tebusan bagi orang yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa dan tidak memungkinkan untuk menggantinya di kemudian hari.
Allah SWT berfirman dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 184:
“...Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin...”
Kriteria Wajib Fidyah
- Lansia yang tidak mampu berpuasa
- Orang sakit parah yang kecil kemungkinan sembuh
- Ibu hamil atau menyusui yang khawatir terhadap kondisi bayinya
Untuk setiap satu hari puasa yang ditinggalkan, wajib memberi makan satu orang miskin.
Berdasarkan SK Pengurus LAZ Sidogiri Nomor 0945.25/LAZ-S/PENGURUS/SK/A/III/2024 tentang Kadar Zakat Fitrah dan Fidyah, ditetapkan bahwa:
Kadar Fidyah
1 mud atau setara dengan ± 6,75 ons beras per hari per jiwa.
Teknis Penerimaan di LAZ Sidogiri
- Diterima dalam bentuk beras/makanan pokok.
- Dapat dibayarkan dalam bentuk uang, dan LAZ bertindak sebagai wakil untuk membelikan beras.
- Harga mengikuti harga pasar saat transaksi.
TABEL QADHA DAN FIDYAH PUASA
| Kategori | Qadha | Fidyah |
|---|---|---|
| Anak Kecil | ✖ | ✖ |
| Orang Gila | ✖ | ✖ |
| Sakit (Ada harapan sembuh) | ✔ | ✖ |
| Sakit (Tidak ada harapan sembuh) | ✖ | ✔ |
| Lanjut Usia | ✖ | ✔ |
| Musafir | ✔ | ✖ |
| Hamil/Menyusui (Khawatir diri sendiri) | ✔ | ✖ |
| Hamil/Menyusui (Khawatir diri & bayi) | ✔ | ✖ |
| Hamil/Menyusui (Khawatir bayi) | ✔ | ✔ |
| Haid | ✔ | ✖ |
| Nifas | ✔ | ✖ |
✔ Wajib ✖ Tidak
Fidyah adalah tebusan bagi orang yang meninggalkan puasa karena uzur syar'i dan tidak mampu menggantinya.


