KEPEDULIAN KITA ADALAH SENYUM BAGI MEREKA
Di balik setiap senyum anak yatim, ada tangan-tangan tulus yang memilih untuk peduli. Kepedulian itulah yang menjadi jembatan kebahagiaan, tidak hanya bagi penerima, tetapi juga bagi mereka yang memberi.
Salah satu sosok yang menanamkan nilai tersebut dalam kehidupannya adalah Ali Imron, seorang ASN yang bertugas di Dinas Sosial P3A Kabupaten Sampang. Bertempat tinggal di Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, beliau menjadikan berbagi sebagai bagian dari perjalanan hidupnya.
Bagi Ali Imron, menjadi donatur bukan sekadar rutinitas, melainkan panggilan hati.
“Kepedulian kita adalah senyum bagi mereka.”
Sebuah kalimat singkat, namun sarat makna. Di dalamnya tersimpan kesadaran bahwa setiap bantuan yang diberikan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim.
Dengan kesibukannya sebagai aparatur negara, beliau tetap menyempatkan diri untuk rutin bersedekah melalui LAZ Sidogiri. Baginya, kepedulian bukan tentang waktu luang, melainkan tentang kemauan untuk berbagi.
Seiring berjalannya waktu, beliau merasakan dampak positif dari kebiasaan tersebut. Bukan hanya pada aspek sosial, tetapi juga dalam kehidupan pribadinya.
“Alhamdulillah, dengan rutin bersedekah hati menjadi tentram dan rezeki menjadi lancar. Yakinlah bahwa yang kita keluarkan untuk mereka, Allah ﷻ akan menggantinya dengan berlipat ganda.”
Ketenangan hati dan kelancaran rezeki menjadi bukti nyata bahwa sedekah tidak pernah mengurangi, justru menambah dalam bentuk keberkahan.
Kisah Ali Imron menjadi inspirasi bagi kita semua, bahwa kepedulian sekecil apa pun memiliki dampak yang besar. Senyum yang terukir di wajah mereka yang menerima, sejatinya adalah cerminan kebahagiaan bagi kita yang memberi.
LAZ Sidogiri terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dalam gerakan kebaikan ini. Karena pada akhirnya, bukan seberapa besar yang kita berikan, tetapi seberapa tulus kepedulian yang kita hadirkan.


