KISAH PERJALANAN DAGANG BAGINDA NABI
Mengungkap kisah Perjalanan Bisnis Rasulullah sebenarnya telah dimulai sejak usia 8 tahun, itu merupakan awal pertama kalinya mengenal dunia bisnis dengan mengembala kambing. Baginda Rasul mendapat upah beberapa qiraat dari penduduk Makkah.
Syekh Shafiyyur-Rahman al-Mubarakfurry dalam Sirah Nabawiyyah menyebutkan, saat itu usia nabi baru bekisar 12 tahun. Dia turut serta dalam perjalanan dagang pamannya, Abu Thalib. Inilah perjalanan dagang pertama Muhammad. Pada perjalanan inilah terjadi sebuah pertemuan nabi dengan rahib Nasrani yang mengenalinya sebagai bakal utusan Allah yang terakhir.
Selanjutnya, di usianya yang ke-17 tahun, Nabi Muhammad telah memimpin sebuah ekspedisi perdagangan ke luar negeri.
Reputasi Rasulullah dalam dunia bisnis demikian bagus, sehingga dia dikenal luas di Yaman, Syiria, Yordania, Irak, Basrah, dan kota-kota perdagangan lainnya di jazirah Arab. 17 negara telah dijelajahinya ketika itu, sebuah prestasi yang luar biasa.
Pada usia 25 tahun, sebelum mempersunting Sayidah Khadijah, Rasulullah merupakan rekan bisnisnya. dalam The True Love Story of Muhammad mengkisahkan, Sayidah Khadijah mendengar kabar tentang pemuda yang sangat terpercaya. Sayidah Khadijah pun memanggilnya. Dan Muhammad pun menerima tawaran Khadijah dengan senang hati.
Sayidah Khadijah kemudian mengirim Rasulullah sebagai pemimpin kafilah dagang ke negeri Syam. Seorang budak kepercayaan Khadijah bernama Maysarah pun ikut serta dalam kafilah tersebut. Menurut Maysarah, selama ia mengikuti kafilah dagang nabi, ia melihat dua malaikat membawa awan di atas kepala nabi untuk melindunginya dari terik matahari.
Di tangan Rasulullah, hasil perdagangan mengalami peningkatan dengan laba yang besar.
Profesi sebagai pedagang ditekuni Rasulullah sampai diangkat menjadi nabi dan rasul di usia yang ke- 40.


