MENUMBUHKAN KEPEDULIAN DAN KEDERMAWANAN SEJAK DINI

Jun 29, 2026 - 11:12
Jun 29, 2026 - 10:31
 0  2
MENUMBUHKAN KEPEDULIAN DAN KEDERMAWANAN SEJAK DINI

Menumbuhkan jiwa dermawan pada anak menjadi tantangan tersendiri. Tidak sedikit orang tua yang mengeluhkan anak enggan berbagi atau berat saat diminta menyisihkan uang jajannya. Padahal, Islam mengajarkan bahwa sedekah bukan sekadar aktivitas memberi, melainkan akhlak mulia yang harus ditanamkan sejak dini.

Rasulullah ﷺ adalah teladan terbaik dalam kepedulian dan kedermawanan. Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma menggambarkan beliau sebagai manusia paling dermawan, bahkan lebih dermawan daripada angin yang berhembus membawa manfaat ke segala penjuru. Keteladanan inilah yang menjadi fondasi utama dalam mendidik anak mencintai sedekah.

Langkah pertama adalah memberikan contoh nyata. Anak merupakan peniru ulung. Apa yang dilihat setiap hari akan lebih membekas daripada nasihat yang berulang kali didengar. Ketika orang tua terbiasa bersedekah, membantu tetangga, atau berdonasi untuk saudara yang membutuhkan, anak akan memahami bahwa berbagi merupakan bagian dari kehidupan seorang muslim.

Langkah kedua ialah menumbuhkan empati. Ajak anak memahami bahwa tidak semua orang memiliki kehidupan yang sama. Ceritakan kisah Rasulullah ﷺ dan para sahabat yang mengasihi anak yatim, korban bencana, atau mereka yang hidup dalam keterbatasan. Dengan demikian, hati anak akan tergerak untuk membantu karena rasa kasih sayang, bukan sekadar karena perintah.

Langkah ketiga adalah melibatkan anak dalam aksi nyata. Berikan kesempatan kepada mereka untuk memasukkan uang ke kotak amal, memilih pakaian layak pakai yang akan disumbangkan, atau menyiapkan paket makanan untuk dibagikan. Pengalaman langsung akan menumbuhkan kebahagiaan saat memberi dan membangun karakter peduli terhadap sesama.

Rasulullah ﷺ menegaskan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta. Sebaliknya, Allah ﷻ akan menggantinya dengan keberkahan yang lebih besar. Karena itu, yang perlu ditanamkan kepada anak bukan semangat menabung, melainkan hidup sederhana serta keyakinan bahwa berbagi adalah jalan menuju keberkahan hidup.

Melalui keteladanan, empati, dan keterlibatan langsung, orang tua tidak hanya mengajarkan anak untuk bersedekah, tetapi juga membentuk pribadi yang penuh rahmat, peduli, dan bermanfaat bagi sesama. Inilah bekal berharga yang akan menemani mereka hingga dewasa dan menjadi investasi amal jariyah bagi orang tua sepanjang masa.

Jeki/Peduli

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali