MEMBANGUN EKONOMI YANG KUAT DARI AKAR RUMPUT
Kondisi perekonomian menjadi salah satu aspek yang sangat memengaruhi kehidupan masyarakat. Perkembangan ekonomi tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan angka-angka makro, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan sehari-hari masyarakat, seperti harga bahan pokok, kesempatan kerja, pendidikan, kesehatan, hingga keberlangsungan usaha kecil dan menengah. Di tengah berbagai tantangan global dan perubahan pola ekonomi yang semakin dinamis, diperlukan pandangan dan masukan dari berbagai pihak untuk memahami kondisi yang terjadi sekaligus mencari solusi yang tepat.
Berikut petikan wawancara reporter Majalah PEDULI, Samuel Gibran bersama Bapak Saiful Ulum, Direktur Bisnis PT Sidogiri Mitra Utama.
Menurut Bapak, masalah ekonomi apa yang paling sering dihadapi masyarakat saat ini?
Menurut saya, masalah ekonomi yang paling sering dihadapi masyarakat saat ini adalah meningkatnya harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, dan biaya kesehatan yang tidak selalu diimbangi dengan kenaikan pendapatan masyarakat. Selain itu, lapangan pekerjaan yang stabil masih terbatas, terutama bagi lulusan baru dan masyarakat dengan keterampilan rendah. Banyak pelaku UMKM juga menghadapi kendala modal usaha, persaingan pasar digital, serta menurunnya daya beli masyarakat di beberapa sektor.
Di samping itu, masih rendahnya budaya kolaborasi ekonomi juga menjadi tantangan. Banyak masyarakat bergerak sendiri-sendiri sehingga sulit berkembang secara kuat dan berkelanjutan.
Kelompok masyarakat mana yang menurut Bapak paling terdampak oleh permasalahan ekonomi saat ini?
Kelompok yang paling terdampak adalah masyarakat berpenghasilan rendah, buruh harian, petani kecil, nelayan, serta pelaku UMKM skala mikro. Mereka sangat rentan karena pendapatan yang diperoleh tidak tetap, sementara kebutuhan hidup terus meningkat. Selain itu, generasi muda yang baru memasuki dunia kerja juga menghadapi tantangan tingginya persaingan kerja dan keterbatasan peluang pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi mereka. Masyarakat kecil yang belum memiliki jaringan usaha atau komunitas ekonomi yang kuat juga lebih mudah terdampak ketika kondisi ekonomi melemah.
Program atau kebijakan apa yang paling dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi?
Menurut saya, masyarakat membutuhkan program yang berfokus pada penciptaan lapangan kerja, pelatihan keterampilan kerja berbasis digital dan industri, serta kemudahan akses permodalan usaha kecil dengan bunga ringan. Pemerintah juga perlu memperkuat stabilitas harga bahan pokok dan memperluas bantuan produktif bagi UMKM agar usaha masyarakat dapat berkembang secara berkelanjutan.
Selain itu, penguatan kolaborasi ekonomi perlu menjadi perhatian utama. Sistem kolaboratif dapat diwujudkan melalui koperasi, jaringan usaha bersama, komunitas perdagangan, dan penguatan ekonomi berbasis pesantren atau masyarakat. Dengan kolaborasi, masyarakat dapat saling membantu dalam permodalan, pemasaran, distribusi barang, hingga pengembangan usaha. Model seperti ini lebih kuat karena mengutamakan kebersamaan, gotong royong, dan pertumbuhan ekonomi yang saling menguatkan, bukan hanya keuntungan pribadi.
Menurut Bapak, sektor ekonomi apa yang paling berpotensi berkembang dalam beberapa tahun ke depan?
Sektor ekonomi yang memiliki potensi besar berkembang adalah ekonomi digital, teknologi informasi, industri kreatif, pertanian modern, energi terbarukan, serta sektor makanan dan minuman halal. Selain itu, bisnis berbasis online dan layanan digital diperkirakan terus meningkat karena perubahan pola konsumsi masyarakat.
Di daerah, sektor pariwisata lokal dan UMKM berbasis produk khas daerah juga memiliki peluang besar apabila didukung pemasaran digital yang baik. Di samping itu, pengembangan usaha berbasis komunitas dan kolaborasi ekonomi juga memiliki masa depan yang baik, karena mampu menciptakan kekuatan ekonomi yang lebih mandiri dan merata di tengah masyarakat.
Apa harapan Bapak terhadap kondisi ekonomi baik di tingkat bawah atau di level nasional dalam lima tahun ke depan?
Harapan saya, kondisi ekonomi masyarakat dalam lima tahun ke depan dapat menjadi lebih stabil, tingkat pengangguran menurun, serta kesejahteraan masyarakat kecil semakin meningkat. Saya berharap pemerintah mampu menciptakan pemerataan pembangunan ekonomi hingga ke daerah-daerah, sehingga peluang usaha dan lapangan kerja tidak hanya terpusat di kota besar.
Selain itu, saya berharap semangat kolaborasi ekonomi semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dengan kebersamaan, gotong royong, dan saling menguatkan dalam bidang ekonomi, masyarakat akan lebih mandiri dan tidak mudah terpuruk ketika terjadi krisis. Di tingkat nasional, saya berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin kuat, daya beli masyarakat meningkat, serta generasi muda memiliki lebih banyak kesempatan berkembang melalui pendidikan, kewirausahaan, dan inovasi teknologi yang tetap berlandaskan nilai kebersamaan dan keadilan sosial.


