PERANG BADAR: KISAH KEMERDEKAAN DARI PENJAJAHAN DALAM SEJARAH ISLAM

Agu 10, 2026 - 12:40
 0  2
PERANG BADAR: KISAH KEMERDEKAAN DARI PENJAJAHAN DALAM SEJARAH ISLAM

Perang Badar merupakan peristiwa bersejarah yang terjadi pada 17 Ramadhan tahun 2 Hijriah (624 M). Dalam Fiqhus Sirah, Syekh Muhammad Al-Ghazali meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. memperoleh kabar tentang kafilah dagang Quraisy yang dipimpin Abu Sufyan sedang kembali dari Syam menuju Makkah. Kafilah tersebut membawa harta dagangan yang sangat besar, yang berasal dari harta yang dirampas dari kaum Muslimin ketika mereka meninggalkan Makkah.

 Di Makkah, kaum Muslimin hidup di bawah penindasan Quraisy karena mempertahankan akidah, diusir dari tanah kelahirannya, bahkan kehilangan rumah dan harta benda, sehingga Allah mengizinkan kaum Muslimin mempertahankan hak dan kehormatannya.

Rasulullah saw. berangkat bersama 313 sahabat. sementara Abu Sufyan berhasil meminta bantuan kepada Quraisy sehingga sekitar seribu pasukan bergerak menuju Badar. 

Secara jumlah, kaum Muslimin jauh lebih sedikit. Akan tetapi, mereka memiliki keyakinan penuh kepada Allah Swt. 

Pada malam menjelang Perang Badar, Rasulullah ﷺ menghabiskan waktu dengan bermunajat kepada Allah Swt. memohon kemenangan bagi kaum Muslimin. 

اللَّهُمَّ أَنْجِزْ لِي مَا وَعَدْتَنِي، اللَّهُمَّ آتِ مَا وَعَدْتَنِي، اللَّهُمَّ إِنْ تُهْلِكْ هَذِهِ الْعِصَابَةَ مِنْ أَهْلِ الْإِسْلَامِ لَا تُعْبَدْ فِي الْأَرْضِ

"Ya Allah, penuhilah untukku apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, berikanlah kepadaku apa yang telah Engkau janjikan. Ya Allah, jika kelompok kaum Muslimin ini binasa, niscaya Engkau tidak lagi disembah di muka bumi."

Rasulullah ﷺ terus berdoa dengan penuh kesungguhan hingga selendang di pundaknya terjatuh. Abu Bakar Ash-Shiddiq kemudian mengambil selendang itu, menyampirkannya kembali ke pundak Rasulullah ﷺ seraya berkata, "Wahai Nabi Allah, cukuplah doa Anda kepada Tuhanmu. Sesungguhnya Allah pasti akan memenuhi janji-Nya kepadamu."

~ Sumber: Sahih Muslim, Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam, Dll

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali