SEMANGAT ANAK PETANI MENGUKIR PRESTASI

Sep 7, 2026 - 10:34
 0  4
SEMANGAT ANAK PETANI MENGUKIR PRESTASI

Di balik setiap prestasi Irfan Maulana, tersimpan sebuah keinginan sederhana: kelak ia ingin melihat kedua orang tuanya bahagia. Keinginan itulah yang menjadi salah satu alasan Irfan terus bersungguh-sungguh belajar dan mengukir prestasi.

Irfan merupakan anak asuh LAZ Sidogiri asal Yosowilangon, Lumajang. Remaja kelahiran 21 April 2010 itu tumbuh di tengah keluarga sederhana. Ayah dan ibunya bekerja sebagai petani. Dari hasil pertanian itulah kebutuhan keluarga, termasuk pendidikan anak-anak, diperjuangkan.

Sebagai anak kedua, Irfan memahami bahwa perjuangan orang tuanya bukan perkara ringan. Kesadaran itu justru menumbuhkan tekad dalam dirinya untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Baginya, pendidikan adalah jalan untuk meraih masa depan yang lebih baik sekaligus menjadi kesempatan untuk membalas perjuangan kedua orang tuanya.

Sudah empat tahun Irfan menjalani pendidikan pesantren di DKS Lumajang. Jauh dari rumah dan menjalani kehidupan sebagai santri menjadi bagian dari proses panjang yang membentuk kemandirian dan semangat belajarnya.

Hasilnya perlahan terlihat. Saat duduk di kelas VI, Irfan berhasil meraih Juara I IMNI tingkat DKS Lumajang. Prestasinya berlanjut dengan keberhasilan meraih Juara II IMNI tingkat ranting tipe B. Memasuki kelas I, ia kembali menunjukkan kemampuannya dengan meraih Juara I Indah II.

Kini, saat duduk di kelas II Tsanawiyah, Irfan kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara I IMDA I. Satu demi satu pencapaian itu menjadi bukti bahwa keterbatasan keadaan tidak harus membatasi seseorang untuk terus berkembang.

Namun, ketika ditanya tentang apa yang ingin diraihnya kelak, Irfan tidak hanya berbicara tentang prestasi. Ada sosok ayah dan ibu dalam cita-citanya.

“Saya ingin menjadi orang sukses dan membahagiakan orang tua,” tuturnya.

Keinginan tersebut tumbuh semakin kuat ketika Irfan melihat banyak alumni Sidogiri yang berhasil setelah menyelesaikan pendidikan. Bagi Irfan, keberhasilan mereka menjadi bukti bahwa pendidikan dan kesungguhan dalam belajar dapat membuka banyak jalan.

Ia pun ingin mengikuti jejak tersebut. Bukan semata-mata agar berhasil untuk dirinya sendiri, tetapi agar suatu hari dapat memberikan kehidupan yang lebih baik kepada keluarga yang selama ini mendukung dan mendoakannya.

Perjalanan Irfan masih panjang. Di usianya yang masih muda, masih banyak jenjang pendidikan dan tantangan yang harus dilalui. Namun, sederet prestasi yang telah diraihnya menunjukkan besarnya potensi yang dimiliki anak petani asal Yosowilangon tersebut.

Melalui Program Anak Asuh, LAZ Sidogiri turut membersamai perjalanan pendidikan Irfan. Dukungan yang diberikan bukan sekadar membantu seorang anak untuk tetap belajar, tetapi juga menjaga harapan sebuah keluarga agar putranya dapat terus tumbuh, berprestasi, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Sebab bagi Irfan, setiap pelajaran yang dipahami dan setiap prestasi yang diraih adalah langkah kecil menuju satu cita-cita besar: menjadi orang sukses dan membahagiakan kedua orang tuanya.

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali