MENANAMKAN GAYA HIDUP SEHAT SEJAK DINI
Dalam Islam, mendidik anak agar hidup sehat bukan sekadar pilihan, melainkan bagian dari amanah besar orang tua. Kesehatan menjadi fondasi utama agar anak tumbuh optimal, baik secara fisik maupun spiritual.
Allah ﷻ berfirman: “...dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan...” (QS. Al-Baqarah: 195). Ayat ini mengajarkan pentingnya menjaga tubuh dari hal-hal yang merusak, termasuk pola hidup yang tidak sehat. Karena itu, membiasakan anak mengonsumsi makanan halal dan baik (thayyib) adalah langkah awal yang sangat penting.
Rasulullah ﷺ bersabda dalam riwayat Imam al-Bukhari: “Dua nikmat yang banyak manusia tertipu padanya: kesehatan dan waktu luang.”—yang mengingatkan bahwa kesehatan adalah nikmat besar yang sering diabaikan. Maka, orang tua perlu menanamkan kesadaran ini sejak kecil.
Dalam hadis riwayat Imam Muslim disebutkan: “Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah...” Ini menunjukkan bahwa kekuatan fisik dan mental merupakan bagian dari nilai keimanan yang perlu dibentuk sejak dini.
Para ulama menegaskan hal ini. Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin menjelaskan bahwa makanan yang baik akan mempengaruhi hati dan akhlak anak. Sementara Ibnu Qayyim al-Jauziyah menekankan pentingnya menjaga kebiasaan anak, termasuk pola makan, kebersihan, dan aktivitas fisik.
Dengan demikian, parenting Islami mengajarkan bahwa membiasakan hidup sehat—seperti makan bergizi, menjaga kebersihan, aktif bergerak, dan istirahat cukup—adalah bagian dari ibadah. Dari sinilah lahir generasi yang kuat, sehat, dan siap mengabdi kepada Allah ﷻ dengan optimal.
(Jeki/Peduli)


