ADA APA DENGAN BUMI KITA

Mar 15, 2026 - 15:48
 0  1
ADA APA DENGAN BUMI KITA

Bumi Memanas, Alarm Kode Merah untuk Umat Manusia?

Bumi sedang tidak baik-baik saja. Laporan terbaru Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menegaskan bahwa pemanasan global telah memasuki fase kritis. Para ilmuwan menyebut situasi ini sebagai “kode merah bagi umat manusia”, sebuah peringatan keras atas dampak perubahan iklim yang kian tak terelakkan.

Laporan tersebut disusun oleh 234 ilmuwan internasional yang menganalisis lebih dari 14.000 riset ilmiah terkait iklim. Hasilnya menunjukkan bahwa suhu permukaan global pada periode 2011–2020 telah meningkat 1,09 derajat Celcius dibandingkan era pra-industri (1850–1900). Lima tahun terakhir bahkan tercatat sebagai periode terpanas sejak pencatatan suhu modern dimulai pada 1850.

Pemanasan ini berdampak langsung pada sistem penyangga kehidupan Bumi. IPCC mencatat laju kenaikan permukaan laut saat ini hampir tiga kali lebih cepat dibandingkan periode 1901–1971. Penyebab utamanya adalah mencairnya lapisan es di Kutub Utara dan Antarktika, serta pemuaian air laut akibat peningkatan suhu.

Dengan tingkat keyakinan sekitar 90 persen, IPCC menyimpulkan bahwa aktivitas manusia—khususnya emisi gas rumah kaca dari pembakaran bahan bakar fosil—menjadi faktor utama perubahan iklim global sejak 1990-an. Dampaknya terlihat jelas pada meningkatnya frekuensi gelombang panas ekstrem, sementara peristiwa pendinginan ekstrem semakin jarang terjadi.

Proyeksi ke depan kian mengkhawatirkan. IPCC memperkirakan suhu global akan menembus ambang 1,5 derajat Celcius sekitar tahun 2040, bahkan dalam skenario emisi paling optimistis. Dalam semua skenario, Kutub Utara berpotensi mengalami bulan September tanpa es setidaknya sekali sebelum 2050. Selain itu, banjir pesisir ekstrem yang dahulu terjadi satu kali dalam seabad diperkirakan akan terjadi setiap tahun di lebih dari separuh wilayah pesisir dunia pada 2100.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menegaskan bahwa laporan ini adalah peringatan terakhir. “Tidak ada waktu untuk menunda,” ujarnya, 9 Agustus 2021. Tanpa penurunan emisi secara drastis dan segera, krisis iklim berpotensi menjadi bencana global permanen. 

~ Sumber: https://castfoundation.id/

(Jeki/Peduli)

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali