BELAJAR DARI PARA SAHABAT NABI MENDIDIK ANAK BERPUASA SEJAK DINI

Jan 20, 2026 - 10:52
 0  94
BELAJAR DARI PARA SAHABAT NABI MENDIDIK ANAK BERPUASA SEJAK DINI

Para ulama kita telah mengenalkan metode mendidik anak sesuai perkembangan usianya. Misal, anak pada usia di atas 2 tahun, hendaknya dididik dengan meneladankan tata cara shalat yang benar. Khusunya pada pada usia 7 dan 10 tahun, Rasulullah memberikan perhatian khusus dengan sabdanya, “Perintahlah anak-anak kalian agar anak melakukan praktik shalat tatkala mereka berusia 7 tahun, dan pukullah mereka ketika usia mereka 10 tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.”(H.R Abu Dawud)

Para ulama menjelaskan bahwa perintah dalam hadis di atas juga mencakup perintah untuk menghadiri shalat jamaah di masjid, mempelajari tata cara bersuci dan hal-hal yang terkait sahnya shalat. Menurut Imam Al-Qurtubi, bahwa perintah hadits ini juga meliputi perintah untuk melaksanakan puasa. 

 Pelatihan puasa terhadap anak-anak ini sudah dicontohkan oleh para sahabat Nabi dengan beragam metode, diantaranya; Para sahabat disamping mengajak dan memerintah anak-anak mereka berpuasa, mereka juga mengalihkan perhatian anak-anak saat lapar mulai terasa dengan memberi kegiatan yang menghibur, seperti  diajak jalan-jalan, atau memberi mereka beragam mainan—seperti yang telah dilakukan orang-orang tua kita yang membangunkan kita rumah-rumahan, lalu di malam harinya memberi kita lilin dan petasan kecil, dll. 

Dalam sebuah hadits, Sahabat Rubayyi’ binti Muawwidz berkata, "Nabi Muhammad memberi arahan pada suatu pagi hari Asyura kepada para sahabat Anshar, “Barangsiapa telah makan atau minum, maka hendaknya ia sempurnakan sisa harinya (dengan menahan lapar) dan barangsiapa yang masih berpuasa maka teruskanlah.”  Rubayyi’ berkata: “Saat itu kami semua berpuasa, dan melatih anak-anak kami berpuasa. Kami membuat mainan dari kapas. Jika salah satu dari mereka menangis meminta makanan, kami memberikan mainan itu hingga datang waktu buka puasa”. (HR al-Bukhari).  

Hal yang lebih kreatif dan variatif bisa kita lakukan terhadap anak-anak kita dengan memberikan anak-anak kesibukan dan hiburan yang bermanfaat hingga teralihkan dari rasa laparnya. Tentu sambil kita tanamkan pada mereka niat beribadah kepada Allah dan meneladani sunah Rasululah dan para sahabatnya.

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali