TOLAK JADI GURU PRIVAT DI KOTA DENGAN GAJI 3 JUTA PERBULAN DEMI ANAK DIDIK DI KAMPUNG, GURU TPQ INI MENDAPAT APRESIASI DARI LAZ SIDOGIRI
Bantaeng,- Selasa (24/12/2024) Sebagai bentuk kepedulian terhadap guru madrasah yang berada di pedalaman, LAZ Sidogiri perwakilan wilayah Sulawesi Selatan memberi dukungan kepada salah satu tenaga pengajar di wilayah Bantaeng. Kali ini, dukungan diwujudkan melalui program duta guru madrasah dengan pemberian bantuan dana bisyarah atau insentif.
Saharuddin (47), yang berprofesi guru TPQ di Kampung Libboa, Desa Pa'bumbungang Eremerasa, Kab. Bantaeng adalah penerima bantuan tersebut. Sebagai petani, tidak membuat Saharuddin lupa mendidik anak-anak. Setiap harinya ia mengajar iqra dan al-Qur'an setelah dhuhur dan magrib.
"Setelah dhuhur pas anak-anak SD pulang sekolah biasanya diisi baca iqra & hafalan surah-surah pendek. Lanjut bakda magrib memperbaiki bacaan al-Qur'an & tajwidnya," kata ayah tiga anak tersebut.
Menurut informasi, Saharuddin mengajar anak-anak TPQ di balla' kayu (baca Makassar: rumah panggung) miliknya. Padahal tempatnya hanya dimuat untuk kamar tidur, sedikit untuk ruang tamu dan dapur. Setidaknya ada 30 anak yang ngaji kepadanya. Tak jarang anak-anak yang dari pegunungan, luar desa dan kecamatan nginap di rumah sampai sebulan. Bahkan iya tanggung makannya.
Pernah Saharuddin ditawari oleh orang kota untuk mengajar anaknya membaca al-Qur'an secara privat. Dalam satu bulan digaji tiga jutaan, tapi Saharuddin menolak.
"Kalau ngajar ngaji di kota, kasihan anak-anak kampung. Masih banyak yang belum bisa membaca al-Qu'ran dan perlu diperbaiki tadwidnya," ujarnya.
Dari situlah LAZ Sidogiri mengapresiasi dan memberikan support atas ketelatenan Saharuddin mengajar anak-anak kampung baca al-Qur’an.
Sahabat juga bisa menjadi salah satu di antara orang-orang baik yang turut membantu tenaga pengajar di pedalaman bersama LAZ Sidogiri dalam program Duta Guru Madrasah. Sahabat bisa menyalurkan donasi melalui link berikut: https://lazsidogiri.org/donasi
==
Chus | Sidogiri Peduli


