BAHAGIA MUHARRAM 1447 H, LAZ SIDOGIRI NTT DAN KEMENAG RANGKUL YATIM DAN DIFABEL DI KUPANG
Kupang,- Selasa (15/07/2025) Lembaga Amil Zakat (LAZ) Sidogiri Nusa Tenggara Timur (NTT) berkolaborasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT sukses menutup rangkaian kegiatan Bahagia Muharram 1447 Hijriah melalui kegiatan Lebaran Yatama dan penyandang disabilitas. Kegiatan puncak ini dilangsungkan di Aula Asrama Haji Kupang, dengan penuh khidmat dan nuansa kebersamaan.
Kegiatan ini merupakan penutup dari rangkaian program sosial yang telah dilaksanakan LAZ Sidogiri NTT sepanjang bulan Muharram di beberapa kabupaten/kota, yang mencakup pemberian santunan kepada anak yatim, Penutupan ini menjadi momen penting yang menunjukkan sinergi nyata antara lembaga zakat dan pemerintah dalam menguatkan nilai-nilai sosial dan kepedulian.
Acara santunan dihadiri oleh para pejabat dari Kanwil Kemenag NTT, pengurus LAZ Sidogiri NTT, para tokoh agama, serta relawan dan donatur. Sebanyak puluhan anak yatim dan penyandang difabel dari wilayah Kota Kupang dan sekitarnya turut hadir sebagai penerima manfaat dalam kegiatan ini. Mereka mendapatkan santunan tunai serta bingkisan kebutuhan harian yang telah disiapkan oleh panitia dan diserahkan secara simbolis oleh FO LAZ Sidogiri NTT perwakilan Kota Kupang (Amri Taopan).
Dalam sambutannya, perwakilan Kanwil Kemenag NTT menyampaikan apresiasi atas inisiatif LAZ Sidogiri NTT yang secara konsisten menghadirkan program-program kemanusiaan, terutama pada momentum bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan bagi anak-anak yatim. Ia juga berharap kolaborasi ini bisa terus dilanjutkan dan diperluas cakupannya.
Sementara itu, Ketua LAZ Sidogiri NTT menegaskan bahwa program Bahagia Muharram adalah bagian dari komitmen lembaga untuk menjadi pelayan umat, terutama mereka yang berada dalam kondisi sosial dan ekonomi yang rentan. Menurutnya, keberkahan Muharram harus diisi dengan aksi nyata dan kepedulian yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Keceriaan dan rasa syukur tampak jelas di wajah anak-anak yatim dan para difabel yang hadir. Mereka merasa diperhatikan dan diperlakukan setara, serta menjadi bagian dari masyarakat yang turut dirangkul oleh kepedulian kolektif.
Kegiatan ini sekaligus menandai keberhasilan LAZ Sidogiri NTT dalam membangun jaringan kebaikan di seluruh wilayah NTT melalui sinergi dengan berbagai pihak, baik lembaga keagamaan, yayasan sosial, maupun instansi pemerintah.


