DARI DITINGGAL ABAH WAFAT, HINGGA MENEKUNI PROGRAM TAHFIDZ AL-QURAN

Mei 11, 2024 - 17:15
Mei 12, 2024 - 13:33
 0  24
DARI DITINGGAL ABAH WAFAT, HINGGA MENEKUNI PROGRAM TAHFIDZ AL-QURAN

Mohammad Rozak, Anak Asuh LAZ Sidogiri di PPS

 

DARI DITINGGAL ABAH WAFAT, HINGGA MENEKUNI PROGRAM TAHFIDZ AL-QURAN

 

Mohammad Rozak merupakan santri kelahiran Bangkalan 24 November 1999, merupakan santri Pondok Pesantren Sidogiri yang sedang menekuni Program Tahfidz Al-Quran dan perkembangan Fakultas Tafsir, saat ini Rozak duduk di kelas 3 Dakwah Madrasah Miftahul Ulum (MMU) Aliyah.



Anak ke 4 dari 9 bersaudara ini sempat ingin berhenti mondok ketika ayahnya wafat, bukan hanya Rozak yang ingin berhenti tetapi kakak dan adiknya juga ingin berhenti. “Ketika abah saya wafat, tepatnya 3 tahun lalu, saya, kakak dan adik yang ada di banat sudah memutuskan untuk berhenti mondok, karena memang faktor ekonomi yang tidak mendukung. Alhamdulillah Biidznillah, ketika saya hendak boyong, Ustadz Basith selaku Kepala Daerah K saat itu, mengajukan saya ke LAZ Sidogiri dan saya diterima sebagai anak asuh LAZ Sidogiri, dan semua biaya pendidikan saya beserta adik mulai dari abah wafat sampai saat ini dibiayai oleh LAZ Sidogiri”, ucapnya sedikit terisak.

 

Di PPS banyak hal yang ia pelajari. Selain gemar belajar kitab kuning ia juga gemar belajar Bahasa Arab, Tahsin dan Jam'iyah Muballighin (Jamub). Rozak juga menyampaikan dirinya sangat senang bisa mondok di PPS. Menurutnnya banyak hal penting yang tidak bisa ditemukan di luar pesantren.

 

Rozak bercita-cita setelah lulus dari MMU Aliyah ingin mengabdi sebagai ustadz di PPS jika memang dibutuhkan. Ia juga bercita-cita setelah boyong dari PPS ingin menjadi pengajar yang berkualitas bagi masyarakat, agar terwujud masyarakat yang berilmu.

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow