BERDUSTA KETIKA BERSEDEKAH

Okt 14, 2025 - 11:54
 0  113
BERDUSTA KETIKA BERSEDEKAH

Pertanyaan

Assalamualaikum. Saya punya dua teman namanya Joko dan Jeki. Suatu hari saya ingin sedekah kepada Si Joko, tapi saya tidak ingin Joko tahu bahwa sedekah tersebut dari saya. Oleh karena itu, saya menyuruh Si Jeki agar mengantarkan sedekah saya itu kepada Joko, dan saya bilang kepada Si Jeki bahwa kurma tersebut pemberian dari Si Jeki (padahal hakikatnya pemberian dari saya). Apakah kebohongan yang saya lakukan tersebut dibolehkan oleh hukum syariat? Mohon tanggapannya. Wassalamualaikum.

Penanya: Samsul Arifin, Pasuruan, 08129898xxxx

Jawaban

Waalaikumussalam. Saudara Samsul Arifin yang kami hormati. Pada umumnya, berbohong itu tidak boleh, alias haram. Namun dalam kondisi-kondisi tertentu, terkadang berbohong diperbolehkan.

Salah satu kondisi di mana berbohong diperbolehkan adalah jika tujuannya biar tidak pamer dengan sedekahnya. Secara umum, di antara hal-hal yang menyebabkan diperbolehkan untuk berbohong adalah sebagai berikut:

1. Bukan termasuk orang yang berbohong, yaitu orang yang bertujuan untuk mengakurkan orang yang sedang bermusuhan.

2. Berbohongnya suami kepada istrinya atau istri kepada suami karena tujuan untuk melestarikan atau melanggengkan hubungannya.

3. Berbohongnya pasukan karena untuk mengelabuhi musuh dalam peperangan.

Imam Al-Ghazali berkata dalam kitab Ihya’ ‘Ulumuddin, bahwa batasan dalam berbohong sebagai berikut:

1. Setiap tujuan yang terpuji yang masih dimungkinkan sampai kepadanya dengan cara jujur dan berbohong dengan cara bersamaan, maka berbohong dalam hal tersebut adalah haram.

2. Jika tujuan yang terpuji tidak dapat diperoleh kecuali dengan cara berobhong, maka berbohong dalam keadaan tesebut adalah mubah.

3. Jika menghasilkan tujuan yang terpuji hukumnya wajib, maka hukumnya berbohong juga wajib, sebagaimana seseorang melihat orang yang maksum bersembunyi dari orang yang zalim yang ingin membunuh atau menyakitinya, karena darahnya orang yang maksum wajib dijaga.

Wallahu a‘lam.

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali