MENGABDI SEPENUH HATI DEMI RIDA MASYAYIKH

Okt 21, 2025 - 12:09
 0  56
MENGABDI SEPENUH HATI DEMI RIDA MASYAYIKH

Di tengah kesibukan duniawi, semangat untuk mengabdi atau berkhidmah kepada umat menjadi panggilan jiwa bagi segelintir orang. Salah satunya adalah A. Sudaryono Abdul Qodir, seorang alumnus Pondok Pesantren Sidogiri (PPS) yang mendedikasikan waktunya untuk melayani masyarakat melalui Lembaga Amil Zakat (LAZ) Sidogiri. Baginya, khidmah bukanlah tentang jabatan, melainkan sebuah jalan untuk meraih keberkahan.

Lahir pada 04 November 1979, perjalanan A. Sudaryono dalam menimba ilmu di lingkungan pesantren mencapai puncaknya ketika ia dinyatakan lulus atau boyong dari Pondok Pesantren Sidogiri pada tahun 2002. Nilai-nilai dan ajaran yang ia serap selama menjadi santri inilah yang kemudian membentuk karakternya dan menjadi bekal utama dalam pengabdiannya di tengah masyarakat.

Keterlibatannya dalam kegiatan sosial semakin nyata saat ia dipercaya mengemban amanah penting dari LAZ Sidogiri. Selama empat tahun berturut-turut, dari tahun 2020 hingga 2023, A. Sudaryono ditugasi menjadi penanggung jawab pendistribusian bingkisan untuk anak-anak yatim. Dalam menjalankan tugas mulia ini, ia bekerja sama dengan Gus Hilmi Faqih, memastikan bantuan sampai kepada mereka yang paling berhak menerimanya.

Ketika ditanya mengenai kesannya selama berkhidmah, A. Sudaryono mengungkapkan rasa bangganya yang mendalam. "Menjadi sahabat Khidmah LAZ Sidogiri saya merasa sangat bangga sekali," ujarnya.

Kebanggaan ini bukan lahir dari pengakuan atau pujian, melainkan dari kesempatan yang ia dapatkan untuk menjadi lebih dekat dengan masyarakat yang membutuhkan. "Karena bisa membantu untuk lebih dekat dengan masyarakat yang berhak dibantu, khususnya anak yatim dan duafa," tambahnya. Baginya, menjadi jembatan antara para donatur dengan kaum duafa dan anak yatim adalah sebuah kehormatan.

Semangat pengabdian A. Sudaryono yang tak pernah padam bersumber dari sebuah filosofi yang ia pegang teguh. Ia membagikan kiatnya agar selalu semangat dalam berkhidmah bagi umat. "Di dalam berkhidmat kita tidak boleh pilih-pilih jabatan atau tempat bertugas, semua adalah kesempatan emas untuk berkhidmah yang tujuan utamanya yaitu meraih rida masyayikh" tegasnya.

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali