BERDUSTA KARENA SEDEKAH RAHASIA, BOLEHKAH?

Agu 24, 2025 - 14:00
 0  150
BERDUSTA KARENA SEDEKAH RAHASIA, BOLEHKAH?

Pertanyaan

Assalamualaikum. Pengasuh rubrik Konsultasi ZIS yang saya hormati. Suatu hari saya mau bersedekah kepada teman saya. Tapi karena saya tidak mau kalau diketahui bahwa sedekah itu dari saya, maka saya berbohong kepadanya, dengan mengatakan bahwa sedekah itu pemberian orang lain. Padahal sesungguhnya itu sedekah dari saya. Pertanyaan saya, apakah saya berdosa karena mengatakan yang tidak sebenarnya? Mohon jawabannya.

Penanya

Misbah, Pasuruan, 08129889xxx

Jawaban

Waalaikumussalam. Boleh berbohong kalau tujuannya biar tidak pamer dengan sedekahnya (riya’). Di antara hal-hal yang diperbolehkan untuk berbohong adalah: 1) Bukan termasuk orang yang berbohong yaitu orang yang bertujuan untuk memperbaiki orang yang sedang bermusuhan. 2) Berbohongnya suami kepada istrinya atau istri kepada suami karena tujuan untuk melestarikan hubungan dan keutuhan rumah tangganya. 3) Berbohongnya pasukan karena untuk mengelabui musuh dalam peperangan.

Al-Imam al-Ghazali menjelaskan dalam Ihya’ ‘Ulumiddin tentang batasan dalam berbohong sebagai berikut: 1) Setiap tujuan yang terpuji yang masih bisa dilakukan dengan cara jujur, maka berbohong dalam hal tersebut adalah haram. 2) Jika tujuan yang terpuji tidak dapat diperoleh kecuali dengan cara berbohong, maka berbohong dalam keadaan tersebut adalah mubah. 3) Jika menghasilkan tujuan yang terpuji hukumnya wajib, maka hukumnya berbohong juga wajib, sebagaimana seseorang melihat orang yang maksum bersembunyi dari orang yang zalim yang ingin membunuh atau menyakitinya, karena darahnya orang yang maksum wajib dijaga.

Namun demikian, dalam kasus di atas, orang yang bersedekah sebenar tidak perlu berbohong, karena ada banyak cara untuk memberikan sedekah dengan tanpa berbohong. Misalnya dengan mengatakan, “Ini sedekah dari hamba Allah untuk kamu”, dan ia memaksudkan bahwa hamba Allah itu adalah dirinya sendiri.

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali