MENGAIS REZEKI DARI ROTI, PERJUANGAN TANPA LELAH DI USIA SENJA

Okt 14, 2025 - 11:54
 0  102
MENGAIS REZEKI DARI ROTI, PERJUANGAN TANPA LELAH DI USIA SENJA

Di usia 56 tahun, ketika sebagian orang mulai mengurangi aktivitas dan menikmati masa tua, Ahmad Abu Syahid justru tetap berjibaku dengan kerasnya kehidupan. Setiap pagi, ia mengambil roti dari pabrik, lalu mengantarkannya satu per satu ke warung-warung kecil di sekitar Sekupang. Berkeliling dari satu titik ke titik lain, dengan hasil yang tak menentu.

Profesi sebagai pedagang keliling bukan pilihan mudah, apalagi dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas. Terkadang roti yang ia titipkan tak laku, terkadang hasilnya bahkan tak cukup untuk memenuhi kebutuhan harian. Namun, Ahmad tidak pernah menyerah. Di balik tubuhnya yang mulai menua, semangatnya tetap menyala demi keluarga.

Tinggal di Rusun BP Sekupang Blok A1. 1.8, Bapak Ahmad menjalani hari-hari dengan penuh kesabaran. “Saya hanya ingin mencari nafkah yang halal. Walaupun hasilnya sedikit, yang penting berkah,” ucapnya pelan, penuh keyakinan.

Kesulitan hidup yang terus menghimpit akhirnya membawanya menjadi salah satu penerima manfaat dari LAZ Sidogiri Wilayah Kepri. Sejak itulah secercah harapan mulai terasa. “Alhamdulillah, sejak mendapat bantuan dari LAZ Sidogiri Kepri, ekonomi saya perlahan membaik. Saya sangat bersyukur,” kata Bapak Ahmad dengan mata berkaca.

Bantuan itu bukan hanya menopang kebutuhan hidupnya, tapi juga menjadi penguat semangat di usia yang tak lagi muda. Ia merasa tidak sendiri dalam perjuangan ini. Ada tangan-tangan kepedulian yang ikut meringankan beban.

Kini, Bapak Ahmad tetap berkeliling membawa roti-roti dagangannya. Meski lelah, ada senyum yang kembali tumbuh di wajahnya. Ia tahu bahwa selama masih ada ikhtiar dan doa, rezeki akan selalu datang meski perlahan, namun penuh berkah.

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali