BERKAH MENGASUH BAYI RASULULLAH

Sep 20, 2023 - 10:47
Sep 20, 2023 - 10:47
 0  172
BERKAH MENGASUH BAYI RASULULLAH
BERKAH MENGASUH BAYI RASULULLAH

 

Bayi mulia itu lahir di kampung Bani Hasyim di Makkah pada 12 Rabiul Awwal 571 M dari rahim wanita mulia, Sayidah Aminah dengan dibidani oleh Syifa&singlequote;, ibunda sahabat Abdurrahman bin Auf. 

 

Bayi laki-laki yang elok menawan dan penuh wibawa itu oleh kakeknya diberi nama Muhammad (yang berarti terpuji).

 

Sudah menjadi kebiasaan bangsawan Arab waktu itu, bayi yang baru dilahirkan disusukan kepada wanita dusun. Alasannya supaya si anak dapat hidup di alam segar dan mempelajari bahasa Arab yang baku.

 

Menunggu jasa wanita yang menyusui, Aminah menyusuinya sendiri selama tiga hari. Lalu oleh Tsuwaibah, budak Abu Lahab, sang paman Nabi. 

 

Lalu ditawarkan kepada murdi&singlequote;at dari Bani Sa&singlequote;ad yang sengaja datang ke Makkah mencari bayi-bayi yang butuh penyusuan dengan harapan mendapat bayaran. Namun, mereka menolak karena Muhammad anak yatim dari keluarga miskin. Tapi, Halimah Sadiyah yang belum mendapatkan seorang bayi menerimanya walau tanpa bayaran.

 

Halimah (yang berarti lemah lembut) lantas membawa Muhammad ke dusunnya. Keberadaan Muhammad kecil memberi berkah kepada keluarga Halimah, bahkan bagi kabilahnya. 

 

Keluarga Halimah yang hidup serba kekurangan menjadi berubah total. Damai, gembira, dan berkecukupan. Selama empat tahun Nabi Muhammad kecil bersama mereka, dusun itu bertambah berkah. Domba-domba peliharaan Halimah menjadi gemuk dan banyak air susu walaupun rumput di daerah mereka gersang. Karena itulah, warga menggembalakan domba-domba mereka di dekat domba Halimah sehingga juga gemuk dan banyak susu. 

 

Air susu Halimah yang semula sedikit menjadi melimpah. Anehnya ketika sudah menyusu di sebelah kanan dan hendak diberikan sebelah kiri, bayi mulia itu menutup mulut kuat-kuat, karena susu yang sebelah kiri adalah bagian putra Halimah sendiri yang bernama Damrah. 

 

Sejak kecil Allah SWT sudah memasukkan jiwa keadilan pada Nabi Muhammad kecil, dia tidak ingin mengambil bagian yang bukan untuknya. 

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow