KIAT PARA NABI DALAM MENDIDIK ANAK-ANAKNYA
Di dalam al-Quran disebutkan beberapa kiat para nabi sebagai ayah dalam hal mendidik anak-anaknya, di antaranya:
- Menunjukkan Perhatian Melalui Doa
Walaupun Nabi Ibrahim AS menjadi ayah di usia yang sudah tua, beliau senantiasa menunjukkan perhatiannya melalui doa untuk kesuksesan anak-anaknya di dunia dan akhirat.
&doublequote;Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.&doublequote; (QS. Ibrahim 14:40)
- Menciptakan Komunikasi yang Nyaman
Hubungan antara Nabi Yaqub sebagai ayah terhadap putranya, Nabi Yusuf, menumbuhkan suasana berkomunikasi yang nyaman, sehingga Nabi Yusuf tak segan berbagi mimpi indahnya dengan Sang ayah. Sebaliknya, Nabi Yaqub sangat senang menjadi pendengar yang baik untuk anaknya.
&doublequote;(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, &singlequote;Wahai ayahku! Sungguh, aku (bermimpi) melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.&doublequote; (QS. Yusuf.12:4)
- Ungkapkan Cinta dan Kasih Sayang dengan Tindakan
Rasulullah SAW adalah teladan dalam hal menunjukkan rasa hormat dan cinta kepada putrinya, Fatimah, juga kepada cucu-cucunya. Sehingga kemudian sifat dan sikap luhur itu menular dan diteladankan oleh Sayidah Fatimah RA.
&doublequote;Saya tidak melihat orang yang lebih mirip Rasulullah SAW dalam berbicaranya selain Fatimah. Ketika Nabi datang kepadanya, dia berdiri untuknya, meraih tangannya, menyambutnya, menciumnya, dan menyuruhnya duduk di tempatnya. Dia datang kepadanya selama sakit terakhirnya, lalu menyapanya dan menciumnya.&doublequote; (al-Adab Al-Mufrad)
- Bijaksana dan Mengajarkan Kebaikan
Lukman al-Hakim senantiasa memanggil putranya dengan panggilan yang manis, serta mengingatkan anaknya agar menjadi orang yang rendah hati dan menjaga hubungan yang baik dengan orang-orang di sekitarnya.
&doublequote;Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.&doublequote; (QS. Luqman 31:18)
(Jeki | Peduli)


