Benah Rumah Guru Ngaji Di Pasuruan
Pasuruan,- LAZ Sidogiri akan kembali merealisasikan program benah rumah, bagi masyarakat pra-sejahtera di Kabupaten Pasuruan. Rumah tersebut adalah milik ibu Husna, seorang janda lansia yang tinggal di Desa Oro-orobulu Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan. Kondisi rumah ibu Husna tersebut bisa dibilang tidak layak huni, karena bangunannya yang terbuat dari anyaman bambu dan sempit untuk ditinggali. Terlebih ibu Husna menggunakn dapur rumahnya, sebagai tempat untuk mengajar ngaji anak-anak sekitar tempat tinggalnya.
Mbok Husna -begitu ia akrab disapa- adalah seorang guru ngaji, yang telah puluhan tahun mengajari anak-anak belajar al-Qur’an. Ia terpaksa menggunakan dapur rumahnya sebagai tempat belajar, karena tidak ada tempat lain yang lebih layak untuk ditempati. Tidak jarang kegiatan belajar mengajar mbok Husna bersama murid-muridnya harus terganggu oleh aktifitas memasak keluarga mbok Husna di dapur.
Mbok Husna tidak dapat berbuat banyak untuk mengubah keadaan rumahnya, karena keterbatasan biaya. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja, mbok Husna yang tinggal bersama seorang anak perempuan dan seorang cucu berusia tiga tahun tersebut masih kesulitan.
Mbok Husna hanyalah seorang buruh kasar dari produsen boneka kain, untuk mendapat upah Rp 25.000 ia harus membuat 100 boneka dalam dua hari. Dengan penghasilan yang sedemikian minim, mbok Husna tidak mampu untuk merenovasi rumahnya agar lebih nyaman untuk dijadikan tempat mengaji.
Mendapati informasi tersebut, LAZ Sidogiri tergerak untuk membantu ibu Husna mewujudkan kediaman yang lebih nyaman. Saat ini proses program benah rumah ibu Husna telah selesai tahap verifikasi, selanjutnya LAZ Sidogiri
mengharap uluran tangan para dermawan sekalian untuk turut berpartisipasi bersama LAZ Sidogiri.
==
Ahmad Fauzi/SP


