Tidak Ada Tempat Layak, Ruangan Dapur Dijadikan Musola

Sep 22, 2020 - 11:29
Sep 22, 2020 - 11:29
 0  629
Tidak Ada Tempat Layak, Ruangan Dapur Dijadikan Musola
Tidak Ada Tempat Layak, Ruangan Dapur Dijadikan Musola

Di pelosok desa di Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, terdapat rumah salah satu warga yang tidak layak huni dan sangat memprihatinkan. Tepatnya di Kelurahan Oro-Orobulu Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Lebih mirisnya lagi, di bagian dapur rumah tersebut terdapat satu ruangan yang dijadikan untuk kegiatan belajar mengajar al-Quran bagi anak-anak tetangga sekitar. 

 

Mbok Husna adalah pemilik rumah sekaligus guru ngaji al-Quran tersebut. Di rumah yang terbuat dari anyaman bambu itu, Mbok Husna hanya tinggal bersama satu anak perempuan, Nikmah dan cucunya, bernama Yatimah.

 

Sudah puluhan tahun Mbok Husna mengajari al-Quran kepada anak-anak dari tetangga sekitar. Dengan kondisi rumah yang kurang memadai ini, Mbok Husna terpaksa harus menjadikan sebagian dapur rumah sebagai tempat anak-anak belajar mengaji.

 

Tentu, Mbok Husna berkeinginan memiliki ruangan yang layak untuk dijadikan tempat kegiatan belajar mengajar al-Quran. Namun, keadaan membuatnya belum mampu mewujudkan cita-cita mulia tersebut. Mbok Husna dan anak perempuannya hanya bekerja sebagai buruh kuli untuk bisa mencukupi kebutuhan makan sehari-harinya. Mbok Husna menyulam membuat boneka dari kain milik salah seorang pengusaha di Desa Oro-Orobulu. Supaya bisa menghasilkan uang Rp. 25.000,-. Ia harus menyelesaikan seratus boneka selama kurang lebih dua hari.

 

“Per seratus boneka harganya Rp. 25.000,-. Selesainya ya bisa satu atau dua hari. Itu pun kalua cepat,” Jelas Mbok Husna.

 

Untuk mewujudkan cita-cita mulia Mbok Husna tersebut, LAZ Sidogiri tergerak merenovasi musala, sehingga anak-anak yang belajar mengaji merasa nyaman dan senang.

 

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow