DARI WAKATOBI, MENITIPKAN AMANAH DAN MERAWAT HARAPAN DAKWAH

Okt 24, 2026 - 11:06
 0  3
DARI WAKATOBI, MENITIPKAN AMANAH DAN MERAWAT HARAPAN DAKWAH

Bagi Nur Kholis, S.Pd.I., berbagi bukan sekadar memberikan sebagian harta, melainkan kesadaran bahwa rezeki yang dimiliki tidak sepenuhnya menjadi hak pribadi. Ada hak sesama yang perlu ditunaikan, terutama anak-anak yatim dan kaum dhuafa yang membutuhkan uluran tangan.

Sebagai penyuluh agama Islam di Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, ia memandang kepedulian sosial sebagai bagian penting dari pengamalan nilai-nilai agama. Itulah salah satu alasan Nur Kholis bergabung menjadi donatur LAZ Sidogiri. Ia berharap kontribusinya dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendukung kegiatan sosial-keagamaan agar terus hidup dan berkembang.

Baginya, LAZ Sidogiri memiliki peluang besar untuk memperluas manfaat hingga ke wilayah di luar Pulau Jawa. Ia berharap lembaga ini dapat melebarkan jangkauan perjuangannya ke Sulawesi, bahkan membuka cabang di daerah Wakatobi agar para alumni Pondok Pesantren Sidogiri yang tinggal di pelosok negeri turut merasakan kemudahan dalam berkhidmat melalui jalur sosial.

Lebih jauh, Nur Kholis menyimpan harapan agar suatu saat berdiri pesantren salaf yang berafiliasi dengan Pondok Pesantren Sidogiri di daerahnya. Harapan itu bukan semata tentang lembaga pendidikan, melainkan ikhtiar memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan agama yang berkesinambungan.

Dari Wakatobi, amanah yang dititipkan melalui LAZ Sidogiri menjadi bagian dari cita-cita besar: memperluas kepedulian, menguatkan dakwah, dan menghadirkan manfaat bagi umat hingga ke pelosok Nusantara.

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali