MANFAAT PUASA BAGI KESEHATAN FISIK DAN MENTAL

Feb 25, 2025 - 11:20
Feb 25, 2025 - 11:51
 0  144
MANFAAT PUASA BAGI KESEHATAN FISIK DAN MENTAL

Sebuah artikel yang ditulis oleh kontributor Insider, Qayyan Moynihan, yang cukup menarik untuk dibaca. Moynihan menyatakan bahwa sejak menjalankan puasa Ramadhan, ia merasakan perubahan positif pada dirinya, mulai dari berkurangnya kecemasan dan depresi yang dirasakannya, perbaikan pola makan, serta munculnya apresiasinya terhadap hal-hal kecil.

Pengalaman Moynihan mengenai puasa Ramadhan ini tidak hanya menandai penerimaan terhadap dirinya sendiri, tetapi juga menggarisbawahi keutamaan berpuasa bagi yang menjalankannya, dan itu telah terbukti secara ilmiah.

Sebuah riset dari Patterson, dkk. (2015) meng-highlight keutamaan berpuasa bagi kesehatan tubuh. Efek positif berpuasa menurut riset ini adalah mengurangi kadar glukosa dalam darah, lipoprotein, dan kolesterol. Selain itu, riset lain yang dilaksanakan oleh Laher, dkk. (2017) melaporkan bahwa efek utama berpuasa bagi kesehatan fisik adalah mengurangi asupan kalori dan dapat membantu mengontrol metabolisme tubuh.

Selain itu, ada pula riset dari Koushali, dkk. (2013) yang melaporkan efek positif berpuasa Ramadhan bagi reaksi emosional para perawat. Diketahui bahwa selepas Ramadhan, tingkat depresi dan stres partisipan berkurang secara signifikan apabila dibandingkan dengan sebelum Ramadhan. Kemungkinan hal ini juga disebabkan karena selama Ramadhan berlangsung, partisipan tidak hanya berpuasa, tetapi juga melaksanakan ibadah lain seperti membaca al-Quran, mendengarkan ceramah agama, dan melaksanakan shalat lima waktu.

Banyak manfaat lainnya dalam tinjauan psikologi seperti dikutip dari laman uii.ac.id, seperti:

  1. Meningkatkan Kontrol Diri
    Saat berpuasa, seseorang mengontrol diri dari berbagai macam keinginan, baik makan, minim, berhubungan seks, membicarakan orang lain, memaki, berkelahi, dan sebagainya.
  2. Menurunkan Agresivitas
    Agresivitas adalah kecenderungan untuk melakukan perilaku menyakiti orang lain, baik secara fisik ataupun verbal. Agresi dapat dikurangi atau diperbesar oleh faktor internal dan faktor eksternal.
  3. Meningkatkan Pengendalian Perilaku Seks

Ketika manusia tumbuh dan masuk dalam fase balig, dorongan seksual itu meningkat. Dorongan yang berasal dari dalam itu menguat terutama bila stimulus-stimulus yang berasal dari luar itu juga kuat.

~ kampuspsikologi.com; Solopos.com

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali