LAZ SIDOGIRI HADIR DALAM PERINGATAN ISRA MI’RAJ, SALURKAN SANTUNAN UNTUK YATIM & DHUAFA
Purwodadi,- Kamis (08/01/2026) Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, LAZ Sidogiri menggelar kegiatan Santunan Yatim & Dhuafa yang bertempat di Dusun Gunung Malang, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial LAZ Sidogiri sekaligus upaya memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Selain penyaluran bantuan, acara juga diisi dengan sosialisasi program LAZ Sidogiri serta tausiyah keislaman.
Dalam sambutannya, Ustadz Ahmad Muntahal Hadi selaku Ketua Pengurus LAZ Sidogiri menyampaikan sosialisasi tentang LAZ Sidogiri, sekaligus penjelasan terkait rencana penempatan da’i di Dusun Gunung Malang, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwosari, melalui program TMTB dan Da’i Sidogiri. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan masyarakat, khususnya dalam pendidikan dan pemahaman agama Islam.
Pada kegiatan santunan ini, LAZ Sidogiri menyalurkan bingkisan yang terdiri dari kebutuhan pokok kepada 50 penerima manfaat, yang terdiri dari Yatim & Dhuafa. Bantuan tersebut diserahkan oleh Moch. Hilmi Faqih, selaku Sahabat Khidmah LAZ Sidogiri, kepada perwakilan penerima.
Acara semakin khidmat dengan mauidlotul hasanah yang disampaikan oleh Habib Fahmi bin Abdul Hamid Assegaf dari Bumiayu, Malang. Tausiyah yang disampaikan menjadi penguat spiritual bagi masyarakat serta menambah keberkahan rangkaian peringatan Isra Mi’raj.
Salah satu pihak yang hadir turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang masih membutuhkan penguatan pemahaman pendidikan agama Islam.
“Sangat bagus sekali kegiatan semacam ini, karena bisa dibilang masyarakat di sini masih awam mengenai pendidikan agama Islam. Di samping itu juga ada mauidlotul hasanah dalam acara tersebut,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, LAZ Sidogiri berharap santunan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan para penerima manfaat, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial. Di sisi lain, rencana penempatan da’i di wilayah tersebut diharapkan menjadi langkah nyata untuk memperkuat dakwah dan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.


