ISILAH TAHUN BARU DENGAN SESUATU YANG BAIK DAN BERMANFAAT

Feb 24, 2026 - 08:24
Feb 24, 2026 - 08:24
 0  62
ISILAH TAHUN BARU DENGAN SESUATU YANG BAIK DAN BERMANFAAT

Tahun Baru Masehi merupakan perayaan tahun baru yang dirayakan oleh banyak orang di seluruh dunia. Di berbagai negara, perayaan Tahun Baru Masehi sering kali diisi dengan pesta kembang api, pawai, makan-makan dan konser musik. Kendati Tahun Baru Masehi dirayakan secara internasional, setiap negara atau budaya memiliki tradisi dan cara tersendiri dalam merayakannya.

Lalu, bolehkah umat Islam merayakan tahun Baru Masehi? Dan apa yang harus kita lakukan seandainya kita ikut mengisi momen tahun baru Masehi? Untuk mengetahui hal tersebut, Majalah PEDULI telah berbincang dengan Ustadz H.A. Saifulloh Naji, Sekretaris Umum Pondok Pesantren Sidogiri. Berikut transkrip lengkapnya.

Kebanyakan umat Islam awam lebih antusias dengan tahun baru Masehi daripada tahun baru Islam. Kenapa hal ini bisa terjadi?

Banyak faktor yang membuat mereka terdorong dan lebih antusias merespon perayaan tahun baru Miladi, diantaranya karena tahun baru Miladi lebih populer di kalangan masyarakat, ditambah banyaknya acara-acara hiburan baik di media atau di lingkungan masyarakat, promosi dari berbagai media, juga situasi lingkungan sekitar dan libur bersama.

Bolehkah umat Islam terlibat dalam perayaan tahun baru Masehi?

Keluar dari perbedaan pendapat para ulama tentang hukum merayakan tahun baru miladi, saya secara pribadi tidak ikut merayakan.

Apa yang harus kita lakukan seandainya kita ikut mengisi momen tahun baru Masehi?

Jangan mengikuti kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik dalam merayakan momentum pergantian tahun baru. Jangan merayakan tahun baru dengan kemaksiatan dan kesenangan-kesenangan yang membuat kita lupa diri. Isilah tahun baru dengan sesuatu yang baik dan bermanfaat.

Apa pesan-pesan Bapak kepada masyarakat terkait perayaan pergantian tahun Masehi?

Manfaatkan hari libur di tahun baru untuk meluangkan waktu bersama keluarga, isi dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan memperbanyak ibadah kepada Allah ﷻ.

Ayip | Peduli

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali