QURBAN TANDA CINTA DAN IMAN

Sep 21, 2024 - 08:22
 0  99
QURBAN TANDA CINTA DAN IMAN

Bulan Dzulhijjah adalah bulan yang memiliki keistimewaan tersendiri di dalam agama Islam dan bagi umat Islam. Allah subhanahu wa ta’ala menjadikan bulan ini sebagai salah satu bulan haram, yang di dalamnya terdapat banyak syiar agama Islam, di antaranya adalah Ibadah Haji, puasa hari Tarwiyah dan Arafah, Idul Adha, dan disunahkan pula menyembelih binatang kurban pada hari raya Idul Adha dan hari-hari Tasyriq.

Tentu saja, dari ibadah-ibadah yang ada di bulan ini, yang paling utama adalah ibadah Haji ke Baitullah di Mekah, karena ibadah tersebut merupakan rukun Islam yang kelima. Namun sebagaimana maklum, tidak semua orang bisa berkesempatan untuk menunaikan ibadah tersebut, bersebab kuota yang terbatas dan antrean yang panjang. Maka dari itu, akan lebih baik jika kita memaksimalkan ibadah-ibadah yang bisa ditunaikan di negeri masing-masing, terutama ibadah qurban.

Ibadah qurban adalah ibadah yang memiliki dimensi religius dan sosial sekaligus, seperti halnya zakat, sedekah, wakaf, dan semacamnya. Dimensi religinya adalah bahwa ibadah qurban harus ditunaikan hanya karena Allah, bukan karena yang lain. Hal inilah yang akan menjadi bukti kekuatan iman kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala, seperti halnya Nabi Ibrahim AS yang tidak ragu mengurbankan putra beliau, Nabi Ismail AS, demi menjalankan perintah Allah.

Adapun dimensi sosialnya tentu sudah jelas, bahwa daging hewan-hewan qurban itu nantinya akan dibagi-bagikan kepada orang-orang yang membutuhkan, terutama kalangan fakir-miskin, agar setiap orang bisa merasakan kegembiraan yang sama di hari raya Idul Adha itu, dengan menikmati makanan-makanan yang sehat dan bergizi tinggi, tanpa perlu memikirkan dari mana mereka mendapatkan uang untuk membelinya.

Dengan demikian, maka bisa disimpulkan bahwa orang yang menunaikan ibadah qurban itu sebenarnya telah membuktikan kecintaannya kepada Allah subhanahu wa ta’ala, sekaligus menunjukkan keimanannya yang kuat. Karena dalam relasi sesama makhluk, tidak mungkin seseorang mau berkurban untuk orang yang dicintainya. Di samping itu, menunaikan qurban juga menunjukkan jika seseorang itu benar-benar mencintai sesamanya, sehingga dia tidak enggan untuk berbagi dan memberi.

Mengingat manfaat berqurban yang memiliki dua sisi religi dan sosial sekaligus ini, maka tidak heran apabila ibadah ini memiliki keutamaan yang sangat tinggi untuk ditunaikan di bulan Dzulhijjah ini. Dalam sebuah hadis dari Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan qurban). Sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah –sebagai qurban– di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah. Maka ikhlaskanlah menyembelihnya.” (HR. Ibn Majah dan at-Tirmidzi).

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow