MENGENANG JASA PEJUANG
Hingga kini, Indonesia telah menghirup udara kemerdekaan selama 80 tahun sejak tahun 1945 yang silam. Tentu ini adalah anugerah luar biasa yang wajib kita syukuri. Biasanya, bangsa Indonesia memiliki cara yang beragam dalam mensyukuri anugerah kemerdekaan ini, sesuai dengan keberagaman kelas dan profesi yang juga bermacam-macam.
Biasanya, kalangan formal dari jajaran pemerintahan, mulai dari tingkat negara hingga jajaran pemerintah desa memperingati hari kemerdekaan dengan cara mengadakan upacara kemerdekaan. Begitu pula lembaga-lembaga pemerintahan dan lembaga pendidikan yang terafiliasi dengan negara, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, yang juga rutin melakukan hal yang sama.
Namun sebenarnya, bukan hanya kalangan formal saja yang rutin melakukan upacara bendera pada hari kemerdekaan, namun juga kalangan pesantren dan lembaga swasta lain yang tidak terafiliasi dengan negara. Hal demikian karena upacara bendera lebih sebagai peringatan, yang menunjukkan bahwa di hari itulah kita berhasil merebut tanah air kita dari cengkeraman penjajah.
Pada masyarakat kelas akar rumput, peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dilakukan dengan cara bersenang-senang dengan memainkan permainan-permainan rakyat, lomba-lomba masyarakat, karnaval, jalan sehat, sepeda santai, dan bentuk-bentuk kegiatan lain yang melibatkan masyarakat umum.
Bagaimanapun, semua bentuk acara dan kegiatan tersebut sah-sah saja untuk dilakukan, yang kesemuanya menunjukkan pada rasa kesyukuran dan euforia yang luar biasa pada momentum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ini. Namun di samping itu, sebenarnya ada hal lain yang juga tak kalah pentingnya dari itu semua, yaitu mengenang jasa para pejuang.
Mengenang jasa para pejuang merupakan hal yang harus dilakukan oleh elemen bangsa, baik pemerintah, aparat negara tokoh masyarakat, dan rakyat sipil secara keseluruhan. Hal demikian karena kita semua berhutang kepada mereka yang telah rela mempertaruhkan segala yang mereka miliki untuk kemerdekaan negeri ini, dan karena merekalah hari ini kita bisa menghirup udara segar kemerdekaan dan kebebasan. Mengenang jasa para pejuang termasuk bagian dari bersyukur kepada Allah ﷻ, karena siapa yang tidak bersyukur kepada manusia yang menjadi sebab diperolehnya suatu kenikmatan, berarti ia tidak bersyukur kepada Allah ﷻ.
Lalu bagaimana cara kita mengenang jasa pejuang yang mereka semua telah meninggal dunia? Memang, jika para pejuang itu masih hidup, negara biasanya memberikan mereka lencana penghormatan dan tunjangan bulanan, serta fasilitas-fasilitas yang lain. Namun jika mereka telah meninggal, cara mengenang para pejuang ada beberapa hal yang semuanya mesti dilakukan, sebagai berikut:
Pertama, dengan mendoakan mereka dalam setiap kesempatan. Kedua, meneladani semangat perjuangan mereka. Ketiga, menyejahterakan keturunan para pejuang yang hidup di bawah garis kemiskinan.


