AJARI ANAK MENGHORMATI YANG LEBIH TUA
Merupakan akhlak mulia yang mulai banyak hilang saat ini adalah menghormati orang yang lebih tua. Entah itu orang tua secara nasab, guru, tetangga, atau orang umum yang kita jumpai. Bukankah Islam mengajarkan kita etika menghormati, menghargai, dan memperlakukan orang yang lebih tua dengan penuh penghormatan dan kasih sayang.
Rasulullah ﷺ menegaskan: “Bukan termasuk umatku orang yang tidak memuliakan orang yang tua dan menyayangi yang lebih muda dan mengetahui hak orang yang berilmu (H.R. Ahmad)
Banyak dalil-dalil al-Quran maupun hadis mengenai pentingnya beretika terhadap orang yang lebih tua, khususnya bapak ibu yang melahirkan ataupun guru yang mengajari ilmu.
Allah ﷻ berfirman:
“Dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, serta ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.”
“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka kedua orang tua dengan penuh kesayangan dan berdoalah, ‘Wahai Tuhanku, kasihilah mereka berdua, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (Q.S. Al-Isra: 23-24).
Walaupun penegasan ayat tersebut tertuju kepada kedua orang tua yang melahirkan, tapi para guru yang mengajari ilmu, dan orang-orang yang usianya lebih tua dari kita—juga masuk dalam bagian perhormatan tersebut.
Ajarilah anak-anak kita manakala ia berpapasan dengan orang yang tua, hendaknya memulai mengucapkan salam serta memanggilnya dengan panggilan yang sopan. Semisal dengan panggilan; wahai paman, atau panggilan yang sesuai dengan kebiasaan baik di tempat tersebut.
Tentu pendidikan tersebut bisa berhasil dengan teladan dan latihan dari orang tua maupun guru yang ikhlas dalam mendidik, dengan cara tidak langsung memberikan beban kewajiban yang berat terhadap anak. Orang tua atau guru harus berusaha membantu anak-anaknya dalam berbakti kepadanya.
Rasulullah ﷺ mendoakan orang tua yang memberikan kemudahan terhadap anak-anaknya dalam berbakti. “Semoga Allah merahmati orang tua yang membantu anaknya berbakti kepadanya.” (H.R. Ibn Hibban).
Rasulullah ﷺ juga bersabda, “Bantulah anak-anak kalian untuk berbakti. Karena barangsiapa yang menghendaki, dia dapat mengeluarkan sifat durhaka dari anaknya.” (HR. ath-Thabarani).


