KEUTAMAAN ORANG TUA YANG SABAR DITINGGAL MATI ANAKNYA YANG MASIH KECIL

Apr 24, 2024 - 10:36
 0  786
KEUTAMAAN ORANG TUA YANG SABAR DITINGGAL MATI ANAKNYA YANG MASIH KECIL



عن أنس رضي الله عنه قال قال النبي صلى الله عليه وسلم مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ لَهُ ثَلاَثَةٌ لَمْ يَبْلُغُوا الْحِنْثَ إِلاَّ أَدْخَلَهُ اللهُ الجَنَّةَ بِفَضْلِ رَحْمَتِهِ إِيَّاهُمْ رواه البخاري ومسلم والنسائي وابن ماجة 

 

Dari sahabat Anas RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Tiada seorang Muslim yang ditinggal mati oleh tiga anaknya yang belum mencapai usia dewasa melainkan Allah akan memasukannya ke dalam surga karena kemurahan rahmat-Nya terhadap mereka.” (HR Bukhari, Muslim, an-Nasa’i, dan Ibnu Majah).


An-Nashâih ad-Dîniyyah wal-Washâyâ al-Imâniyyah karya al-Imam al-Arif Billah Habib Abdullah bin Alwi bin Muhammad al-Haddad al-Hadrami asy-Syafii

 

Tidak ada orang tua yang tidak berduka hatinya ketika ditinggal sang buah hati. Bahkan ini merupakan duka yang teramat dalam. Rasulullah pun bersedih dan mengembunkan air mata yang mengalir di dua pipi Baginda ketika ditinggal wafat putra tercintanya Sayidina Ibrahim.

 

Sayid Ibrahim merupakan putra bungsu Rasulullah. Ibrahim lahir pada tahun 8 Hijriah atau 630 Masehi di Madinah. Namun sayang, pada usianya yang menginjak 17 atau 18 bulan di tahun 10 Hijriyah, Ibrahim meninggal akibat sakit yang dideritanya. “Sesungguhnya mata ini menitikkan air mata dan hati ini bersedih, namun kami tidak mengatakan sesuatu yang tidak diridhai Rab kami. Sesungguhnya kami bersedih dengan kepergianmu wahai Ibrahim.” (HR. Bukhari).

 

Oleh karena itu, Allah memberikan ganjaran surga atas penderitaan batin yang dirasakan orang yang sabar ditinggal wafat anaknya. Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa anak yang meninggal terlebih dahulu nanti akan menunggu kedua orang tuanya di akhirat. Anak tersebut menanti kedua orang tuanya untuk kemudian mengajak mereka ke dalam surga.

 

Rasulullah SAW bersabda, “Siapa saja yang memiliki dua anak yang menunggu (di akhirat karena meninggal lebih dulu) di kalangan umatku, niscaya Allah memasukkannya ke surga sebab keduanya.” Aisyah bertanya, “Kalau hanya seorang anak yang meninggal Ya Rasulullah?” “Demikian juga orang tua yang memiliki seorang anak yang meninggal Wahai perempuan yang mendapat taufiq”, jawab Rasulullah. “Kalau tidak memiliki anak meninggal di kalangan umatmu?” “Aku yang akan menyambut umatku dan mereka tidak akan merasakan musibah seperti (penderitaan yang) kurasakan,” (HR. At-Tirmidzi).

 

Demikian anugerah yang Allah berikan kepada orang tua yang bersabar melepas kepergian anaknya mengalahkan kepedihan batin yang menimpanya.

 

(Jeki/Peduli)

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow