MENGUATKAN EKONOMI UMAT
Piode kehidupan normal baru yang sedang kita jalani bersama-sama ini menuntut kita untuk memiliki kesadaran lebih daripada kehidupan normal yang kita jalani sebelumnya. Kesadaran yang dimaksud tentu saja adalah yang pertama adalah kesadaran untuk menjaga kesehatan masing-masing, dengan cara senantiasa berpikir positif, memenuhi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh kita, serta rajin berolahraga dan beristirahat yang cukup.
Kedua, adalah kesadaran untuk meminimalisir atau bahkan memblokir persebaran virus yang telah memberikan dampak serius kepada penduduk bumi secara umum ini, tentu dengan cara mengikuti protokol standar yang telah diberlakukan di seluruh dunia, yakni senantiasa memakai masker, rajin mencuci tangan, selalu menjaga jarak, dan tidak berkerumun.
Namun, di samping kesadaran untuk mengikuti arahan dan mematuhi protokol standar seperti di atas, sebenarnya ada kesadaran lain yang penting untuk kita tekankan pada kondisi new normal ini, yakni adalah kesadaran untuk turut serta, kalau bisa terlibat secara aktif, dalam usaha memulihkan ekonomi umat yang telah terpukul dan babak belur akibat imbas dari Covid-19 ini.
Lalu bagaimana cara kita terlibat dalam usaha memulihkan dan kembali menguatkan ekonomi umat ini? Salah satunya tentu saja dengan cara ikut membantu mereka yang berada di bawah garis kemiskinan, sebagai garda yang paling merasakan imbas dari keterpurukan ekonomi ini, baik dengan memberikan bantuan tunai, keterampilan pekerjaan, atau bahkan bantuan produktif.
Namun tentu saja kebanyakan orang juga merasakan dampak resesi ekonomi akibat Covid-19, sehingga tidak mungkin bagi mereka untuk mengeluarkan uang banyak untuk memberikan bantuan. Nah, disinilah perlunya kita menciptakan organisasi yang baik dan bahu membahu dalam menghadapi resesi ekonomi ini. Jika kita berhasil mengorganisir potensi dan kekuatan umat dengan baik, maka sedalam apapun problem ekonomi menimpa, pasti akan mudah kita atasi.
Maka, kehadiran lembaga-lembaga sosial seperti LAZ Sidogiri bisa menjadi jawaban bagi problem yang sedang kita hadapi ini. Sebab dengan adanya lembaga yang berkonsentrasi di bidang khusus sosial ini, tentu setiap orang bisa memberikan sumbangsih mereka sesuai dengan kemampuan masing-masing, dan setiap donasi sekecil apapun pasti akan sangat berarti, karena semua itu akan diakumulasikan menjadi satu.
Setelah seluruh dana digabungkan, maka lembaga sosial akan melakukan pemilahan dan klasifikasi berdasarkan data akurat yang mereka miliki, lalu mereka akan menyalurkan dana itu kepada mereka yang paling membutuhkan dan paling terdampak, sehingga tidak ada ceritanya bantuan tidak tepat sasaran.
Bahkan tidak berhenti di situ, karena lembaga sosial ini kebanyakan mampu mewujudkan donasi umat tadi dalam bentuk bantuan produktif, maka lembaga ini juga akan rajin melakukan survei, memberikan bimbingan, hingga penerima manfaat akan terbantu tidak saja secara materi, tapi juga secara skill.
Nah, ketika hal semacam ini bisa diwujudkan dalam jumlah yang banyak, maka ekonomi umat pasti bisa bangkit dalam waktu singkat.


