Tingkatkan Mutu SDM Petani Dengan Pelatihan Pertanian Organik
Pusat - LAZ Sidogiri merealisasikan program Sosialisasi dan Pelatihan Tanaman Sehat, Jumat-Ahad (06-08/03/2020). Pelatihan dilaksanakan secara estafet di tiga desa sekecamatan Kraton, yakni Desa Rejosari, Plinggisan, dan Sidogiri. Peserta dalam pelatihan ini dipilih sebagai perwakilan, dengan anggota tiga orang petani aktif di setiap desa. Sebagai pemateri, LAZ Sidogiri menggandeng Mas Dike, yang merupakan konsultan ahli di bidang pertanian organik asal Malang Jawa Timur.
Ahmad Jamali S.E.I selaku panitia pelatihan ini memaparkan, bahwa program ini merupakan bagian dari upaya LAZ Sidogiri untuk membantu petani di tengah kondisi pertanian yang sedang sulit. “Kami banyak mendengar keluhan petani tentang mahalnya pupuk dan hasil panen yang minim. Pelatihan ini merupakan satu inovasi untuk menanggulangi hal itu,” terang Jamali.
Dalam pelatihan ini, lanjut jamali, petani akan diberi pemahaman tentang cara membuat pupuk organik yang ramah lingkungan serta murah, namun dapat menghasilkan pendapatan panen yang bagus. “Dalam pelatihan tim pemateri akan menjabarkan teknik dari dasar sampai praktek di lapangan, sehingga petani dapat memahaminya dengan mudah.” Jelas Jamali.
Acara dimulai dengan penyampaian materi dengan contoh visual, kemudian disusul dengan dialog interaktif antara pemateri dengan para audien. Setiap peserta yang hadir mengikuti pelatihan akan
mendapat pupuk organik siap guna, serta pendampingan dalam pengaplikasian pupuk ke tanaman para petani tersebut.
Di tempat terpisah, Abd. Wahid Sy selaku Kadiv. program LAZ Sidogiri menjelaskan, tujuan lain diadakannya pelatihan ini adalah untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.
“Kita tahu bahwa saat ini mayoritas petani menggantungkan pertanian mereka pada pupuk kimia, hal ini tentu kurang baik karena di samping harganya mahal, pupuk kimia juga berdampak negatif
terhadap tanah dan hasil panen petani,” ujar Abd. Wahid.
Dengan disosialisasikannya teknik pertanian organik ini, diharapkan kualitas dan kuantitas pertanian masyarakat akan meningkat. Sedianya pelatihan ini akan terus dilaksanakan secara berkala, di setiap kecamatan di Kabupaten Pasuruan. “Sebagai pembuka kita awali dari Kecamatan Kraton, dalam waktu dekat kita akan laksanakan di Kecamatan Rembang, Wonorejo, dan Pohjentrek,” ujar Abd. Wahid di sela-sela acara.
==
SP/Ahmad Fauzi


