Bantuan Produktif Kepada Dhuafa Terdampak Di Tengah Wabah Covid-19
Pasuruan - Rabu (11/03/2020) LAZ Sidogiri cabang Pasuruan merealisasikan program Peduli Ekonomi, dengan menyalurkan Bantuan Ekonomi Produktif kepada Ibu Mardhiyyah. Mardhiyyah merupakan seorang janda dengan lima orang anak, yang tinggal di desa Trewung Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan. Paket bantuan berupa beras dan uang tunai diserahkan oleh H. Mujib Hasan selaku Pimpinan LAZ Sidogiri cabang Pasuruan.
Ibu Mardhiyyah memiliki lima orang anak yaitu Riska Tazkiyah (21 th), Ahmad Mafatihul Ilmi (10 th), M. Nouval Riza Taufiqi (3th), serta dua anak kembar Hasna Khoiriyah dan Husna Khoiriyah yang masing-masing berusia 4 bulan. Selama menjalani rumah tangga ibu Mardhiyyah fokus mengurus suami anak-anak di rumah, karena segala kebutuhan telah terpenuhi.
Namun semenjak Achmad Khoiri, sang suami, meninggal dunia, Mardhiyyah mulai merasakan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Tidak mungkin kalau saya terus-terusan menggantungkan hidup dari bantuan sanak saudara, jadi saya pikir akan lebih baik kalau saya usaha sendiri cari uang,” tutur Mardhiyyah.
Kondisi Mardhiyyah itu terdengar oleh anggota IASS, yang kemudian melaporkan kepada LAZ Sidogiri agar diberi bantuan. Selang beberapa waktu, pengurus LAZ Sidogiri cabang Pasuruan langsung tanggap, dengan memberikan bantuan modal usaha. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai, serta beras untuk mencukupi kebutuhan pokok. Sedianya bantuan modal usaha tersebut oleh Mardhiyyah akan digunakan untuk memulai usaha sate telur puyuh.
“Di sekitar sini sama pasar Trewung kan banyak warung, jadi sate telur puyuh itu nanti akan saya titipkan di warung-warung saja,” ujar Mardhiyyah.
H. Mujib Hasan yang menyerahkan paket bantuan memaparkan, tujuan dari bantuan ini adalah untuk memberdayakan ekonomi dhuafa secara kontinu dan berkelanjutan; bukan untuk konsumsi semata. Oleh sebab itu, setelah bantuan diserahkan, LAZ Sidogiri akan memantau perkembangan usaha yang dijalankan serta melakukan pembinaan secara berkala. Dengan bantuan dan pembinaan ini, diharapkan penerima manfaat bisa mandiri, sehingga di masa mendatang memiliki ketahanan ekonomi yang mapan.


