QURBAN: ENERGI SOLIDARITAS DAN KEADILAN SOSIAL
Qurban: Energi Solidaritas Dan Keadilan Sosial, Majalah PEDULI, Edisi Syawal - Dzul Qadah 1447 H. | April 2026 M.
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Para pembaca sekalian yang budiman. Tidak ada topik yang lebih pas untuk kita angkat pada edisi kali ini, menjelang datangnya Hari Raya Idul Adha yang penuh keberkahan, terkecuali tentang pentingnya menunaikan ibadah qurban sebagai wujud solidaritas dan kepedulian kepada sesama, yang harus kita teguhkan, koordinasikan, dan galang kuat di tengah-tengah masyarakat kita saat ini.
Spirit gotong royong dan kepedulian sosial yang tumbuh melalui pelaksanaan qurban setiap tahunnya, tentunya adalah respons mulia yang perlu untuk terus dilestarikan dan diperluas maknanya. Akan tetapi pembahasan mengenai hal ini tetap perlu, karena sebagian masyarakat kita masih belum sepenuhnya mengerti tentang apa saja esensi qurban yang harus kita pahami, serta bagaimana memaksimalkan distribusi dan manfaatnya agar benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan.
Nah, untuk memberikan suguhan yang baik dan mendalam terkait tema ini, kami telah mewawancarai Prof. Dr. Habib Muhammad Hasan Baharun, salah satu Ketua Majelis Ulama Indonesia Pusat dan guru besar sosiologi Islam, untuk menguraikan dan menjelaskan bagaimana ibadah qurban memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial, serta bagaimana pengelolaannya dapat memperkuat solidaritas, mempererat ukhuwah, dan menumbuhkan budaya peduli di tengah kehidupan bermasyarakat.
Akhirnya, semoga Allah ﷻ memudahkan kita dalam menjaga keistikamahan menunaikan ibadah qurban dan berbagi kepada sesama, semua amal kebaikan kita dilipatgandakan-Nya, sehingga kita menjadi umat yang semakin kuat dalam persaudaraan dan kepedulian. Amin ya Rabbal alamin.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


