PERBEDAAN KALENDER MASEHI DAN HIJRIAH
Meskipun kalender Masehi dan kalender Hijriah sama-sama digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sejatinya keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan dan kentara. Melansir dari laman Tekno.tempo.co, berikut perbedaan antara kalender Masehi dan kalender Hijriah yang dilihat dari berbagai aspek.
1. Perhitungan Tanggal
Kalender Hijriah berpatokan pada perhitungan tanggal yang didasarkan pada peredaran bulan terhadap bumi. Sedangkan, kalender Masehi, perhitungan tanggalnya berpedoman pada pergerakan matahari terhadap bumi.
2. Jumlah Hari
Jumlah hari dalam kalender Masehi dapat mencapai 31 hari dalam satu bulan. Sedangkan, kalender Hijriah hanya mencapai 29 sampai 30 hari dalam satu bulan. Jumlah hari dalam satu tahun pada kalender Hijriah kurang lebih 354-355 hari. Sedangkan, kalender Masehi mencapai 365-366 hari.
3. Sejarah Penanggalan
Penanggalan 1 pada kalender Masehi berdasarkan kelahiran Nabi Isa AS. Sedangkan penanggalan kalender Hijriah didasarkan pada hijrahnya Nabi Muhammad ﷺ dari Mekah ke Madinah.
4. Bentuk Angka Tunggal
Dalam kalender Hijriah sangat berkaitan erat dengan umat Muslim sehingga angka penanggalannya menggunakan angka atau ejaan Arab. Sedangkan, angka di kalender Masehi menerapkan sistem angka alfabet.
5. Penentuan Awal Hari
Dalam menentukan awal hari, kalender Masehi dimulai pada pukul 00.00 dini hari waktu setempat. Sedangkan pada kalender Hijriah, perhitungan awal hari didasarkan pada terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari.
(Jeki/Peduli)


