ISTRI RASULULLAH ﷺ SETELAH WAFATNYA SAYIDAH KHADIJAH

Feb 22, 2026 - 12:13
Feb 21, 2026 - 10:43
 0  70
ISTRI RASULULLAH ﷺ SETELAH WAFATNYA SAYIDAH KHADIJAH

Sepeninggal Sayidah Khadijah radhiallahu ‘anha, Rasulullah ﷺ justru menikahi Sayidah Saudah binti Zam'ah radhiallahu ‘anha pada Ramadhan setelah Sayidah Khadijah wafat, tahun ke-10 pasca kenabian, 3 tahun sebelum Hijrah. Pernikahan itu atas usul dari Khaulah binti Hakim, sahabat Sayyidah Khadijah. Khaulah kemudian menyarankan Rasulullah ﷺ agar menikah lagi. Khaulah mengusulkan dua nama; Saudah binti Zam’ah—yang berstatus janda banyak anak, dan Aisyah binti Abu Bakar—yang masih gadis.

Anehnya Rasulullah ﷺ lebih memilih untuk menikah dengan Saudah binti Zam’ah yang saat itu sudah berusia 55 tahun bahkan 66 tahun. Hal itu untuk melindungi dan meringankan penderitaannya pasca syahidnya sang suami dalam sebuah pertempuran.

Istri Rasulullah ﷺ yang lain, Sayidah Aisyah sangat menyukainya. Karena ia rela memberikan jatah gilirnya kepada Aisyah. “Ketika Saudah sudah tua, ia serahkan jatah menginap Rasulullah ﷺ di rumahnya, untuk Aisyah. Ia berkata, ‘Wahai Rasulullah, aku berikan hari giliranku bersamamu untuk Aisyah’. Sehingga Rasulullah ﷺ memberikan jatah dua hari untuk Aisyah. Hari gilirannya dan harinya Saudah.” (HR. Bukhari-Muslim).

Hingga Sayidah Aisyah radhiallahu ‘anha berkata, “Tiada seorang wanita pun yang paling aku sukai agar aku memiliki sifat seperti dia melebihi Saudah binti Zam’ah tatkala berusia senja.” (HR.Muslim)

Sayidah Saudah memiliki banyak keistimewaan. Diantaranya adalah dermawan, rajin shalat dan puasa. Rasulullah ﷺ bersabda kepada para istrinya bahwa yang paling segera menyusulnya wafat adalah istrinya yang ‘bertangan panjang’ (dermawan). Sayidah Saudah wafat pada bulan Syawwal tahun ke-54 Hijriyah

~ Sumber:  Ibnu Sa'ad. Kitab at-Tabaqat al-Kabir,VIII. hlm. 43.dll

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Zainuddin Muslih, S.Pd verified-symbol "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis." ― Abu Hamid Al-Ghazali