Program Kampung Qur’ani Kembali Dimulai


    17 kali

Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam segi keagamaan, merupakan salah satu perhatian utama LAZ Sidogiri di desa binaan. Lingkungan desa yang religius tentu akan menciptakan atmosfer positif dan nyaman bagi seluruh warga yang bermukim di sana. Terlepas dari itu, program keagamaan juga bagian dari dakwah Islam yang dijalankan oleh LAZ Sidogiri.

Oleh sebab itu, sejak tahun 2015 LAZ Sidogiri meluncurkan program Kampung Qurani di desa binaan LAZ Sidogiri, yakni desa Orobulu Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan. Dalam program ini, LAZ Sidogiri membina masyarakat usia pasca sekolah, untuk dapat membaca dan mengamalkan kandungan al-Quran melalui pengajian rutin.

Pada Jumat (05/07/2019) lalu kegiatan kampung Qurani kembali dimulai, setelah sebelumnya libur selama bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

“Alhamdulillâh peserta yang hadir cukup banyak, meski ini hari pertama,” tutur Saifuddin, pengajar al-Quran di desa binaan.

Saifuddin memaparkan bahwa selain mempelajari ilmu baca Quran, para peserta yang sudah mampu membaca al-Quran dengan baik dibina untuk menghafalkan setidaknya 1 juz al Quran. Diharapkan dengan demikian para peserta yang mayoritas adalah ibu rumah tangga dapat lebih sering membaca al-Quran, sehingga diikuti oleh anggota keluarganya.

Selama berjalan hampir empat tahun, program Kampung Qurani terus dievaluasi agar dapat mencapai tujuan yang telah ditargetkan. Setidaknya ada tiga poin utama yang menjadi tujuan. program Kampung Qurani, yakni kemampuan membaca al-Quran, hafalan surat-surat pendek, serta pemahaman fikih kewanitaan.

Menurut Ahmad Jamali S.E.I selaku Staf Divisi Program LAZ Sidogiri, program Kampung Qurani tidak menargetkan pencapaian yang terlalu tinggi, karena usia peserta yang sudah lewat masa sekolah. Diharapkan setidaknya tidak ada lagi warga desa binaan yang tidak mampu membaca al-Quran dengan baik.

Namun diharapkan kedepan mereka yang telah selesai mengikuti program ini, akan mampu menjadi tenaga pengajar ngaji setidaknya untuk lingkungan keluarga mereka sendiri.

“Di sini masih banyak yang belum bisa ngaji Quran dengan benar, jadi yang sudah bisa ngaji setelah ikut program ini bisa mengajarkan ilmunya kepada keluarga yang belum bisa. Itu tujuan jangka panjang kami,” pungkas Jamali.


Komentar

Tulisan Terbaru

Penerimaan Santri dan Anak Asuh LAZ Sidogiri Periiode 2018-2019

Bantuan untuk Renovasi Masjid Terdampak Gempa Lombok

Bahagiakan 10.000 Anak Yatim & Dhuafa Di Bulan Muharram 1440 H

LAZ Sidogiri Peduli Korban Gempa Tiba Di Lombok

Cinta Suci dalam Keluarga

Bakti Sosial Dalam Rangka HUT RI KE 73

Yayasan Nurul Huda Salurkan Bantuan via LAZ Sidogiri

Benah 5 Rumah Tidak Layak Huni Warga Desa Binaan

Mushalla Wakaf untuk Warga Tambaksari

Bantuan Kelanjutan Korban Bencana Alam Palu-Sigi-Donggala.